Kamis, 23/05/2024 - 01:54 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Polisi Sita 800 Tabung Elpiji 3 Kg dari Pangkalan Nakal di Kalsel

Pekerja menata tabung gas elpiji 3 kg (ilustrasi). Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Ditreskrimsus Polda Kalsel) menyita sebanyak 800 tabung elpiji 3 kilogram.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

BANJARMASIN — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Ditreskrimsus Polda Kalsel) menyita sebanyak 800 tabung elpiji 3 kilogram. Tabung-tabung itu dari tiga pangkalan nakal yang melakukan penyelewengan penyaluran elpiji bersubsidi.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Dua pangkalan kedapatan menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) dan satu lagi modusnya mengoplos elpiji,” kata Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M Gafur Aditya Siregar di Banjarmasin, Senin (22/4/2024).

Berita Lainnya:
Ini Alibi Penghuni Rumah Saat Brigadir RAT Diduga Bunuh Diri di dalam Mobil

Untuk dua pangkalan yang melakukan pelanggaran pidana HET, satu di Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar dan satu lagi di Kabupaten Tanah Laut. Sedangkan yang mengoplos dari elpiji 3 kilogram subsidi ke elpiji 12 kilogram nonsubsidi, pangkalannya berada di Kabupaten Tabalong.

“Pelaku pengoplosan ini juga mengurangi takaran berat dari gas yang seharusnya,” ujar Gafur didampingi Kasubdit I Indagsi AKBP Fadli.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Dari tiga pangkalan yang ditindak, polisi telah menetapkan empat tersangka masing-masing berinisial A, B, M dan S. Keempatnya dijerat Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 60 miliar.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Sudah Ada Wantimpres, Untuk Apa Klub Presiden?

Gafur menyatakan penindakan tersebut untuk melindungi masyarakat selaku konsumen agar bisa mendapatkan elpiji subsidi sesuai harga seharusnya ditetapkan pemerintah. Dia pun mengingatkan baik pangkalan maupun agen elpiji agar tidak melakukan pelanggaran hukum yang bisa berakibat merugikan masyarakat khususnya rakyat kecil selaku objek sasaran penyaluran elpiji subsidi.

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi