Rabu, 29/05/2024 - 07:25 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Rekrutmen Syaratkan IPK 3,5, KAI Kekurangan Tenaga Ahli Bidang Perkeretaapian

Petugas bersiap untuk memberangkatkan rangkaian kereta pengumpan untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) Whoosh di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/9/2023).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

JAKARTA — Rekrutmen program Manajemen Trainee PT Kereta Api Indonesia (Persero) viral di media sosial karena menetapkan syarat terlalu tinggi nilai minimal indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,5 hingga syarat nilai TOEFL dengan skor 500.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menyebut, rekrutmen Management Trainee PT KAI 2024 ini diarahkan secara khusus untuk pengembangan sumber daya manusia bidang perkeretaapian.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Kebutuhan kita ingin mendesain future leaders terdepan dalam perkeretaapian khususnya operator kereta api. Karena kita masih sangat kurang sekali tenaga ahli profesional di bidang operator kereta api, dibanding negara lain seperti China, Jepang, mereka ahlinya banyak sekali, kita kurang sekali,” tutur Agus dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/2024).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Periode Libur Panjang, PT KAI Dapat Tambahan 100 Ribu Penumpang

Agus berharap rekrutmen program Management Trainee PT KAI ini bisa menghasilkan ahli-ahli di bidang kereta api. Hal ini karena saat ini perkembangan manajemen perkeretaapian terus berkembang pesat.

“Sekarang ini jumlah ahli kurang. Kenapa? Dulu kita berpikir operator hanya masalah operation and maintenance, sekarang ini perkembangan luar biasa. Ada lingkungan yang betul-betul spesifik tentang perekeretaapian,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Menurut Agus, ke depan, KAI memahami semakin tingginya tuntutan zaman mulai dari manajemen hingga teknologi. Terlebih dengan adanya kereta cepat Indonesia, harapan KAI kondisi itu bisa ikut mempercepat SDM belajar tentang teknologi dan manajemen terkini di level internasional.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Kementerian ESDM: Pertalite Dipertahankan Sampai Pertamax Green Siap

Selain itu, syarat IPK minimal 3,5 dari skala 4 yang ditetapkan juga menyesuaikan basis data rekrutmen KAI sebelum. Jumlah pelamar PT KAI sebelumnya 40 persennya memiliki IPK 3,5.

ADVERTISEMENTS

“Data histori kita yang lamar di KAI IPK 3,5 itu 40 persen dalam dua tahun terakhir. Artinya yang kita siapkan di management trainee ini masih proper,” kata dia.

ADVERTISEMENTS

 

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi