Sabtu, 25/05/2024 - 12:54 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

Harvard Bubarkan Satu-satunya Organisasi Mahasiswa Pro-Palestina

Universitas Harvard Amerika.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

CAMBRIDGE — Komite Solidaritas untuk Palestina (PSC) Harvard University mengatakan universitas membekukan kelompok mereka. PSC tingkat sarjana itu mengatakan selama berbulan-bulan mereka mengalami tekanan dari kampus serta pelecehan dan intimidasi dari politisi dan pendonor sayap kanan.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Selama berbulan-bulan secara tidak proporsional kami menjadi sasaran administrasi dengan alasan teknis yang kami coba amati dengan waspada demi melindungi keselamatan mahasiswa,” kata komite dalam pernyataannya seperti dikutip Middle East Eye, Selasa (23/4/2024).

Pada 6 Maret 2024, PSC Harvard mengatakan mereka ditempatkan ke masa percobaan sejak 1 Maret lalu karena kegiatan bulan Februari yang tidak disponsori secara resmi. Pada pekan ini banyak mahasiswa yang diskors karena menggelar aksi solidaritas pada Palestina bersama mahasiswa Columbia University dan memprotes tekanan pada PSC.

Berita Lainnya:
Dunia Berduka atas Kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi

PSC mengatakan, Harvard University kembali memperlihatkan isu Palestina tetap menjadi pengecualian dalam kebebasan berbicara. “Setelah berpangku tangan ketika para mahasiswa pro-Palestina menghadapi pelecehan fisik dan dunia maya, ancaman pembunuhan dan ancaman pemerkosaan, serta doxxing rasis, Harvard kini memutuskan untuk membubarkan satu-satunya kelompok mahasiswa resmi yang didedikasikan untuk mewakili perjuangan Palestina,” kata kelompok tersebut.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Seiring terus bertambahnya korban jiwa dalam genosida yang sedang berlangsung setiap harinya, hak kami untuk memprotes kekerasan ini semakin penting. Sungguh memalukan tetapi tidak mengejutkan lembaga yang aktif terlibat dalam kekerasan terang-terangan Israel terhadap warga Palestina, lembaga yang ragu-ragu untuk mengakui keberadaan warga Palestina dalam komunikasi resminya, mengambil langkah ekstra untuk menghapus satu-satunya kelompok mahasiswa resmi yang didedikasikan untuk solidaritas terhadap rakyat Palestina,” tambah PSC.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Turut Jadi Korban Keganasan Israel, Tidak Ada Bantuan Bagi Petugas Medis Gaza

Serangan Israel ke Gaza sudah menewaskan 34 ribu orang Palestina dan mengubah kantong pemukiman itu menjadi reruntuhan. Seperti beberapa institusi pendidikan lainnya di AS Harvard University menjadi tempat perjuangan utama bagi para pengunjuk rasa pro-Palestina sejak perang Israel di Gaza dimulai.

Kelompok-kelompok pro-Israel dan para donatur universitas berulang kali menyamakan kritik terhadap Israel dengan antisemitisme. Pada bulan Desember, rektor universitas Claudine Gay, memberikan kesaksian pada sidang dengar pendapat di Kongres tentang antisemitisme di kampus.

ADVERTISEMENTS

Kesaksiannya menuai kecaman luas dan berujung pada pengunduran dirinya pada bulan Januari 2024. Harvard University tidak menanggapi permintaan komentar. 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi