Kamis, 23/05/2024 - 02:34 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Kembangkan Tes Penempatan Pemelajar BIPA, Mahasiswa UNJ Raih Gelar Doktor

Rahmi Yulia Ningsih usai Sidang Ujian Terbuka Pascasarjana di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Rabu (24/4/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Warga negara asing (WNA) yang bekerja di Indonesia diwajibkan untuk bisa berbahasa Indonesia. Jika tidak, maka harus belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Untuk memudahkan penempatan kelas sesuai kemampuan, dikembangkan instrumen tes penempatan pemelajar BIPA berbasis web.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Tes ini bisa dimanfaatkan oleh orang asing yang ingin mengetahui level kemampuan berbahasa Indonesia mereka,” jelas Rahmi Yulia Ningsih usai Sidang Ujian Terbuka Pascasarjana di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Berita Lainnya:
Polisi Beberkan Alasan Keluarga Korban Tolak Autopsi Brigadir RAT

Rahmi baru saja meraih gelar doktornya setelah berhasil mempertahankan disertasi berjudul ‘Pengembangan Instrumen Tes Penempatan Pemelajar BIPA Berbasis Web’. Kurang lebih satu tahun, dia mengembangkan web Sistem Informasi Tes Penempatan Pemelajar BIPA (Sitempa).

“Kami mengembangkan instrumen tes yang dapat dilihat di aplikasi Sitempa namanya. Aplikasi Sitempa itu adalah aplikasi sistem informasi tes penempatan pembelajar BIPA,” jelas dia.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Beri Selamat Prabowo-Gibran, Rektor: UNJ Siap Beri Kontribusi Gagasan Progresif

Dia menjelaskan, selain orang asing, Sitempa juga dapat memudahkan lembaga BIPA dalam mengelompokkan orang asing sesuai dengan kemampuan berbahasa Indonesianya. Dengan begitu, mereka dapat lebih tepat menyesuaikan materi bagi para peserta BIPA.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Jadi belajarnya sesuai dengan kemampuannya gitu. Oh saya mampu di sini, belajar di sini. Jadi tidak salah tempat,” jelas dia.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi