Selasa, 21/05/2024 - 21:11 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Prabowo: Kalau tak Kuat Dikritik, Jangan Jadi Pemimpin Politik

Presiden terpilih Prabowo Subianto memberi hormat di depan jurnalis saat hadir di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Presiden terpilih Prabowo Subianto menyebut, dirinya berdebat keras ketika adu gagasan dengan capres Anies Baswedan saat kampanye Pilpres 2024. Kendati begitu, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Anies dan pasangannya, Muhaimin Iskandar karena telah menghadirkan kompetisi yang memberikan pilihan terbaik kepada pemilih.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Saya juga tadi berterima kasih kepada saudara Anies, Pak Muhaimin, walaupun di debat lumayan juga kerasnya,” kata Prabowo saat konferensi pers usai ditetapkan sebagai presiden terpilih di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024).

Berita Lainnya:
Sabtu PKS Gelar Halal Bihalal, Gelar Karpet Merah untuk Prabowo

Baca: Prabowo Terhormat Diberi Ucapan Selamat oleh Presiden Erdogan

Menurut Prabowo, perdebatan keras saat masa kampanye merupakan bagian dari demokrasi. Bahkan, dia menilai, kritikan, seranga,n dan hujatan merupakan sesuatu yang harus siap diterima pemimpin politik di negara demokrasi.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Kalau kita enggak kuat diserang, dikritik, bahkan dihujat, ya jangan mau jadi pemimpin politik. Ya, kan. Duduk di rumah aja nonton TV, jangan berdiri di depan kamera,” kata ketua umum DPP Partai Gerindra itu.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Dalam pidatonya setelah ditetapkan, Prabowo mengajak semua elite Indonesia untuk bersatu kembali karena Pilpres 2024 telah usai. Menurut dia, Indonesia hanya bisa menjadi makmur ketika seluruh elite mau bekerja sama. Dia lantas mengajak para elite untuk meninggalkan perbedaan dan perasaan yang menjadi penghalang untuk bekerja sama.

Berita Lainnya:
Luhut: Ratusan Proyek Senilai Rp150 Triliun Bakal Diperoleh di World Water Forum Bali

Baca: Hadiri Ulang Tahun ke-65 Titiek Soeharto, Prabowo Dapat Cipika-Cipiki

ADVERTISEMENTS

“Kalau Indonesia ingin survive menjadi negara makmur, sejahtera, tidak ada lain seluruh pimpinan, seluruh elite Indonesia harus bekerja sama. Mari kita berani meninggalkan perbedaan-perbedaan kita, mari kita mengatasi perasaan-perasaan kita, mari kita gali rasa cinta Tanah Air,” ujar menteri pertahanan itu.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi