Rabu, 22/05/2024 - 23:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Waktu Tepat Pakai Sabun dan Hand Sanitizer untuk Bersihkan Tangan

Menjaga kebersihan tangan merupakan upaya mencegah penyakit.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Perawat dari Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso Ns Hotmarida Silalahi mengatakan menjaga kebersihan tangan merupakan upaya untuk mencegah berbagai penyakit infeksi sebagai bagian dari cara hidup sehat.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Dalam diskusi kesehatan yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (24/4/2024), Hotmarida mengatakan ada dua cara yang bisa digunakan untuk membersihkan tangan, yakni dengan air dan sabun serta dengan sanitasi berbahan alkohol atau hand sanitizer.

“Kapan saja membersihkan tangan menggunakan air dan sabun? Saat tangan terlihat kotor, ada debu atau residu kotoran, harus cuci tangan selama 40-60 detik, kedua dengan berbasis alkohol hand rub digunakan ketika tangan tidak terlihat kotor secara kasat mata, dilakukan selama 20-30 detik,” jelas Hotmarida.

Ia menambahkan menjaga kebersihan tangan merupakan upaya untuk mencegah dan menularkan penyakit pada area sekitar maupun orang lain.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Disengat Lebah Raksasa, Pria Somalia Nyaris 'Lewat' Akibat Kegagalan Multi Organ

Membersihkan tangan bisa dilakukan setiap akan menyentuh benda atau saat akan menyentuh anggota tubuh seperti mata, hidung dan mulut. Upaya ini untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan infeksi penyakit.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Hotmarida mengatakan tangan merupakan media pemindah kuman tersering di mana pun terlebih di rumah sakit maupun pusat pelayanan kesehatan. Karena di sana banyak perpindahan tangan yang memegang satu benda seperti pintu.

Hal ini juga akan sangat berisiko menularkan penyakit ke orang lain jika tangan tidak dibersihkan dan akan ada kuman yang menetap dikulit dari bawah lapisan kulit akan timbul ke permukaan kulit.

ADVERTISEMENTS

“Kalau kita tidak melakukan kebersihan tangan maka akan berisiko menimbulkan penyakit bagi kita dan akan memindahkan paparan lain pada orang dan area sekitar kita,” katanya.

ADVERTISEMENTS

Kondisi kuku yang panjang, kata Hotmarida, juga dapat berpotensi ada timbunan kuman atau kolonisasi di sela-sela kuku. Kuku dengan aksesoris seperti cat kuku (kuteks), gelang atau jam tangan harus sering dilepas agar dapat dibersihkan dan tidak menimbulkan kelembaban yang menimbulkan kuman.

Berita Lainnya:
Ketum Perbasi Minta Ortu tak Salah Pilih Klub Anak

Ia juga mengingatkan untuk tidak menyentuh benda atau area yang dituju sebelum melakukan penyanitasian tangan. Hindari juga menyentuh mata, hidung dan mulut sebelum melakukan pembersihan tangan.

Selain itu, terapkan etika batuk dengan menutup mulut menggunakan tisu atau kain, atau juga bisa menggunakan lengan baju. Setelah itu bisa langsung mencuci tangan dan mengeringkannya dengan tisu atau kain lap tangan sekali pakai.

Sumber: Antara/Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi