Selasa, 18/06/2024 - 13:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Hakim MK Semprot KPU Tak Hadir di Sidang Pileg Panel 3: Sejak Pilpres Tak Serius

BANDA ACEH -Hakim Konstitusi Arief Hidayat naik pitam dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Legislatif atau sengketa Pileg 2024.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

 Musababnya, komisioner atau pihak KPU tak ada yang hadir dalam persidangan di ruang sidang panel 3.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Arief kemudian menilai KPU tidak serius merespons sengketa Pileg tersebut.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

“Ini KPU kok enggak serius begini gimana, sih? Tolong disampaikan KPU harus itu. Jadi sejak pilpres kemarin KPU enggak serius itu menanggapi persoalan-persoalan ini, ya,” kata Arief dalam persidangan, Kamis (2/4).

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Kemarahan Arief tersebut bermula saat hendak mengkonfirmasi ke KPU mengenai gugatan yang dilayangkan Partai Amanat Nasional (PAN). Terkait pembukaan kotak suara 27 April 2024 kemarin.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Pembukaan kotak suara di Kabupaten Lahat tersebut dianggap janggal dan dipertanyakan oleh PAN. Arief lalu hendak mengkonfirmasi ke pihak KPU, tapi ternyata tak ada komisioner atau perwakilan prinsipal KPU.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Yang baru datang dan duduk di kursi termohon hanya kuasa hukum dan perwakilan Sekretariat KBRI. Namun Arief menilai harusnya yang merespons adalah pimpinan KPU RI atau daerah.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Pengacara Vina Panggil Jokowi, Kecewa Dua DPO Pembunuhan Dihapus Polisi: Nggak Bisa Ini, Bapak Presiden Harus Turun

“Izin, merespons,” kata perwakilan sekretariat KPU yang duduk paling belakang kursi termohon.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

“Bentar, itu harus disampaikan itu terhadap komisioner itu,” kata Arief.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

“Komisionernya ada berapa?” tanya hakim.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Yang hadir di Panel II, eh Panel III itu ada Pak Yulianto Sudrajat,” ungkap si perwakilan KPU tersebut.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Perwakilan KPU itu melanjutkan, bahwa komisioner KPU dibagi-bagi berdasarkan Panel. Khusus Panel III diwakili oleh Yulianto Sudrajat dan Idham Kholid.

Namun keduanya tak bisa hadir di persidangan karena sedang mengurus persiapan Pilkada.

“Infonya dari teman-teman Sekretariat bahwa Pak Idham sedang ada agenda untuk acara teknis persiapan Pilkada, untuk Pak Yulianto Sudrajat sedang menerima teman-teman provinsi untuk konsultasi terkait Pilkada,” kata perwakilan KPU tersebut.

“Berarti di Mahkamah dianggap tidak penting ini?” timpal Arief.

Berita Lainnya:
Ditangkap Lagi, Tersangka Pembunuhan Bos Rental di Pati Bertambah, Ini Peran Sadis Mereka

“Sudah ada kuasa hukum,” kata perwakilan KPU tersebut.

Arief lalu mempersilakan kuasa hukum KPU untuk merespons meskipun jawabannya tak banyak. Kuasa hukum KPU hanya mengatakan bahwa mereka akan menjawab pada sesi sidang tanggapan.

Arief juga tetap meminta kepada pihak KPU agar komisionernya hadir ke persidangan sebagai bentuk keseriusan menangani proses sengketa.

“Yang benar, yang serius gitu lho, ini persoalan ini, persoalan penting, persoalan serius ini penyelesaian sengketa di Mahkamah karena menyangkut hak konstitusional warga pemilih, hak konstitusional para Caleg harus diselesaikan secara sebaik-baiknya ya. 

Mahkamah aja menyelesaikan ini dengan serius ini, ya. Ini untuk menjadi perhatian semua orang ini ya, negara demokrasi Indonesia itu demokrasi berdasarkan Pancasila, semuanya harus serius. 

Pasal 22 mengamanatkan, Pemilihan Umum harus diselenggarakan Luber dan Jurdil, stakeholder seluruh yang terlibat harus benar-benar menyelenggarakan sebaik-baiknya dengan itikad baik, jadi itu harus jadi catatan kita,” kata Arief

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَرَبَطْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ إِذْ قَامُوا فَقَالُوا رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَن نَّدْعُوَ مِن دُونِهِ إِلَٰهًا ۖ لَّقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا الكهف [14] Listen
And We made firm their hearts when they stood up and said, "Our Lord is the Lord of the heavens and the earth. Never will we invoke besides Him any deity. We would have certainly spoken, then, an excessive transgression. Al-Kahf ( The Cave ) [14] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi