Senin, 17/06/2024 - 11:30 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Prodi S3 Ekonomi Syariah UINSU Sosialisasikan Pasar Modal dan Investasi di Sumut

MEDAN – Program Studi S3 Ekonomi Syariah UIN Sumatera Utara (UIN SU) melalui Kuliah Umum mengadakan kegiatan sosialisasi tentang Pasar Modal dan Investasi Syariah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Kegiatan ini bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, Jumat (17/5).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Acara yang dilaksanakan di kantor BEI Sumatera Utara ini pun dihadiri oleh mahasiswa dan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SU.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Hadir memberikan sambutan, Dekan FEBI UIN SU, Profesor Syukri Albani, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap acara ini.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Acara hari ini sangat bagus karena akan mengajarkan kepada mahasiswa S3 FEBI UIN SU tentang Pasar Modal dan Investasi Syariah. Sehingga mereka akan paham mana pasar modal dan investasi yang halal dan haram,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Ia menambahkan bahwa pemahaman ini penting karena banyak mahasiswa menjadi praktisi di bidang ekonomi syariah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

“Bicara tentang permodalan dan investasi syariah, karena mahasiswa kita menjadi praktisi di bursa efek dan permodalan. Harapannya khazanah syariah itu bisa masuk ke ruang investasi dan permodalan serta bursa efek sehingga tidak ada stigma negatif kepada bursa efek,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Pj Gubernur Tinjau Pengerjaan Venue PON XXI di Sabang

Mewakili MES Sumut, Kaswinata selaku Sekretaris Umum MES Sumut turut menyampaikan berjalannya kegiatan ini atas sinergi bersama yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

“Ini diadakan karena pentingnya investasi dan pasar modal yang sesuai dengan prinsip syariah serta mempersiapkan mereka menjadi praktisi yang mampu menerapkan dan mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Penyampaian Keynote Speaker berlanjut yang disampaikan oleh Saparuddin, mewakili Musa Rajeksahah dari MES Sumut.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Dalam pidatonya, Saparuddin menekankan pentingnya menghindari riba yang dapat membuat hidup tidak nyaman dan membingungkan.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

“Riba membuat hidup kita tidak nyaman dan seperti orang sempoyongan karena terus disibukkan oleh riba itu,” katanya.

Ia juga mengajak para calon doktor Ekonomi Syariah untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang mana bursa saham yang halal dan haram.

“Bagi kita harus jelas mana yang halal dan mana yang haram. Karena nantinya apa yang kita pelajari harus kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tegasnya.

Pada kegiatan itu, dua materi turut disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara M. Pintor Nasution yang menyampaikan keterkaitan Fatwa DSN MUI dengan Bursa Efek Syariah dan Pasar Modal Syariah.

Berita Lainnya:
Jamaah Haji asal Aceh Tengah Meninggal Dunia di Makkah

“Ada banyak fatwa MUI yang memiliki keterkaitan pasar modal dan investasi syariah. Ini menunjukkan begitu pentingnya untuk memahami bagaimana sebenernya Bursa Efek Syairah itu dalam pasar modal syariah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Prodi S3 Ekonomi Syariah UIN SU Prof Andri Soemitra, yang membahas tentang bagaimana penggunaan harta sebagai seorang muslim.

“Sebagai seorang muslim harus paham tentang dari mana harta yang didapatkan dan kemana harta itu digunakan. Maka harta bukan hanya untuk konsumtif dan ditabung. Tapi harus dikembangkan sehingga akan mampu memenuhi kebutuhan tambahan kita,” ucapnya.

Ia juga menambahkan seorang muslim harus memiliki kecerdasan dalam mengembangkan harta.

“Kecerdasan dalam mengembangkan harta kita harus betul-betul sesuai dengan syariah, harus menghindari yang haram. Karena harta jika dikelola dan dikembangkan oleh orang Sholeh akan lebih bermanfaat untuk umma,” tambahnya.

Turut hadir pada acara ini para pegiat Zakat Sumatera Utara diantaranya Sulaiman Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Abu Daud Kepala Cabang IZI Sumut, Rizkil Founder AYI Sumut dan Tauhid Ketua LAZ Persis, serta para pegiat ekonomi MES Sumut lainnya.[]

Facebook Notice for EU!
You need to login to view and post FB Comments!

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ بَيْنَ السَّدَّيْنِ وَجَدَ مِن دُونِهِمَا قَوْمًا لَّا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ قَوْلًا الكهف [93] Listen
Until, when he reached [a pass] between two mountains, he found beside them a people who could hardly understand [his] speech. Al-Kahf ( The Cave ) [93] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi