Rabu, 19/06/2024 - 14:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Jenderal Polisi Ini Terang-terangan Sebut Ada Sosok Pelindung Para Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon, Ternyata…

BANDA ACEH  – Jenderal ‘Kontroversial’ Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun memberikan pernyataan mengejutkan soal kasus pembunuhan Vina Cirebon. 

ADVERTISEMENTS

Kasus pembunuhan Vina Cirebon tengah menjadi perhatian publik setelah kisahnya diangkat ke layar lebar dengan judul film Vina: Sebelum 7 Hari. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Salah satu tokoh publik yang menyoroti kasus pembunuhan serta pemerkosaan Vina Cirebon ini adalah Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun. 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Ia merupakan seorang purnawirawan polisi yang akan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen pada Pilkada serentak 2024. 

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Menurut Dharma Pongrekun, jika setelah 8 tahun berlalu kasus Vina Cirebon ini belum tuntas, bahkan menyisakan 3 pelaku DPO, artinya ada ‘sesuatu’ dalam kasus tersebut. “Artinya ada sesuatu. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Hore, Gaji ke-13 PNS hingga Pensiunan Cair Mulai Hari Ini

Harusnya kalau sudah ada nama yang didapatkan itu sangat mudah dilakukan penangkapan oleh penyidik,” katanya dalam program One on One tvOne beberapa waktu lalu. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Namun, menurutnya bukti-bukti dalam kasus Vina Cirebon ini memang harus sepenuhnya terpenuhi. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Mungkin saja bukti-buktinya ketika itu (2016) belum terpenuhi, sehingga penyidik menganggap yang bersangkutan hanya dilibatkan sebagai saksi,” katanya. “Kalau sudah ketahuan, harusnya sudah bisa ditangkap,” tegasnya. 

ADVERTISEMENTS

Dharma mengaku tidak terlalu mengikuti kasus Vina Cirebon tersebut, namun menurut purnawirawan Polri ini harusnya aparat bisa dengan mudah menuntaskan kasus pembunuhan tersebut. “Kalau misalnya sudah ketahuan segera ditangkap, satu kali 24 jam sangat mudah,” ujarnya. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

 Namun, menurutnya jika kasus Vina Cirebon tersebut belum terungkap, padahal jelas-jelas sudah ada tersangka kemungkinan ada sesuatu. “Sudah jelas-jelas ada pelindungnya. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Sukolilo Trending di Jagat Maya, Warganet Sebut Pati Sarang Bandit Usai Viral Pembantaian Bos Rental Mobil

Pasti ada pelindungnya. Siapapun itu saya tidak tahu, karena saya tidak tahu satu per satu siapa tersangkanya. Siapa yang menjadi otak pelakunya. 

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Tetapi ada sesuatu hal yang perlu diungkap. Apakah ada pelindungnya? atau ada hal lain dalam tanda kutip,” tuturnya.  

Dharma Pongrekun tidak mau mengulas lebih jauh kasus Vina Cirebon karena hal itu ranah penyidik kepolisian. 

Sosok Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun ini sempat menjadi sorotan, karena saat Pandemi Covid-19 melanda dunia, ia tidak percaya dengan adanya pandemi Covid-19 tersebut. Menurutnya Covid-19 merupakan sebuah konspirasi

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا الكهف [110] Listen
Say, "I am only a man like you, to whom has been revealed that your god is one God. So whoever would hope for the meeting with his Lord - let him do righteous work and not associate in the worship of his Lord anyone." Al-Kahf ( The Cave ) [110] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi