Senin, 17/06/2024 - 08:23 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Tinggalkan Gaji Besar Direktur Bank cuma Demi Jualan, Kini Omset Rp7 Juta per Hari

BANDA ACEH – Bertahan di tengah pasang surutnya dunia usaha bukanlah perkara mudah.Namun, bagi Asep, seorang pengusaha muda, perjalanan panjang menuju sukses dimulai dari keberanian untuk mengejar mimpi.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Asep berbagi pengalaman uniknya tentang bagaimana ia meninggalkan pekerjaannya sebagai direktur di sebuah bank untuk memulai bisnis kecil-kecilan yang sekarang menjadi sumber omset hingga 7 juta per hari.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Aku bukanlah orang yang suka ambil risiko besar, tapi aku percaya bahwa jika kita tidak pernah mencoba, kita tidak akan pernah tahu hasilnya,” ujar Asep, mengawali cerita bisnis nya.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

“Awalnya, saya sempat ragu karena usaha makanan memiliki naik turunnya, dan orang tua saya tidak mendukung ide tersebut.”

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Dilansir dari youtube Chrisbo, semangat dan keberanian Asep untuk mengelola waktu antara pekerjaan dan usaha bisnis pribadinya akhirnya membawanya melewati rintangan awal.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Motivasi saya adalah untuk tidak pernah malu memiliki usaha sendiri. Kini, bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga memberikan saya kesempatan untuk memberdayakan orang lain dan meningkatkan ekonomi keluarga,” tambahnya.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Pergantian dari dunia perbankan ke industri bisnis kuliner tidaklah mudah. Namun, Asep menegaskan bahwa kesuksesan tidaklah datang secara instan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Lusa, Ribuan Buruh Gelar Aksi Tolak Tapera

“Saya tidak menggunakan cara instan seperti penglaris atau jimat-jimat tertentu. Semua berkat usaha dan doa,” jelasnya.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Saat ditanya tentang resep keberhasilannya, Asep mengungkapkan bahwa keterampilan kuliner dan pengetahuannya tentang bisnis berasal dari pengalaman kerjanya di restoran-restoran sebelumnya.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

“Saya belajar banyak dari pengalaman saya di industri makanan. Awalnya, sulit, tetapi seiring waktu, saya mulai melihatnya dari sisi logika,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Salah satu menu unggulan dari bisnisnya adalah “mie jebew” yang menjadi favorit pelanggan.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Dari proses pemilihan bahan hingga penyajiannya, Asep memastikan setiap detail terjaga.

“Kami menggunakan bahan-bahan berkualitas dan mengikuti resep-resep autentik. Itulah yang membuat pelanggan kembali lagi,” tuturnya.

Selain keterampilan bisnis kuliner, Asep juga menekankan pentingnya pelayanan dan inovasi dalam bisnisnya.

“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Mulai dari penyajian hingga variasi menu, kami terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Asep juga menawarkan menu dari berbagai negara seperti Korea dan Jepang untuk menarik minat konsumen.

Berita Lainnya:
Bukan Pakai Bahasa Jawa, Sultan Hamengkubuwono X Ternyata Gunakan Bahasa Khusus untuk Ngobrol dengan Ayahnya

“Kami berusaha menjadi tempat yang menyediakan beragam pilihan makanan untuk semua orang. Dengan begitu, kami dapat menjangkau lebih banyak pelanggan,” paparnya.

Dibalik kesuksesan yang diraihnya, Asep juga tak lupa untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

“Kami juga aktif dalam kegiatan sosial seperti memberikan makanan gratis kepada yang membutuhkan. Bagi saya, memberi itu sama pentingnya dengan menerima,” ungkapnya sambil tersenyum.

Sekarang, usaha Asep telah berkembang pesat dan mendapat apresiasi tinggi dari pelanggan.

“Setiap hari kami melayani ratusan pelanggan, baik secara langsung maupun online. Ini luar biasa melihat bagaimana usaha kecil kami tumbuh menjadi sesuatu yang besar,” ceritanya dengan penuh semangat.

Dari kisah inspiratif Asep, kita belajar bahwa dengan keberanian, kerja keras, dan komitmen untuk terus belajar, tidak ada impian yang terlalu besar untuk dicapai.

Menjalani bisnis rumahan bukanlah hal yang mudah.

Tetapi dengan tekad dan semangat yang kuat, segala sesuatu menjadi mungkin. Seperti pepatah mengatakan, “Jika ada kemauan, pasti ada jalan.”***

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قَالَ لَا تُؤَاخِذْنِي بِمَا نَسِيتُ وَلَا تُرْهِقْنِي مِنْ أَمْرِي عُسْرًا الكهف [73] Listen
[Moses] said, "Do not blame me for what I forgot and do not cover me in my matter with difficulty." Al-Kahf ( The Cave ) [73] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi