Minggu, 16/06/2024 - 08:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Berkebutuhan Khusus di Bogor Diduga Dicabuli Hingga Hamil

JAKARTA — Nasib malang dialami AP (19 tahun). Anak berkebutuhan khusus (ABK) ini mengalami pencabulan dan saat ini hamil 5 bulan. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

AP merupakan Warga Desa Sukarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Sampai saat ini belum terungkap siapa yang melakukan hal bejat itu. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Semula keluarga tidak curiga tentang kondisi fisik AP. Tapi setelah diperhatikan, ada yang beda dengan perut AP,” kata perwakilan pihak keluarga, Jajat kepada wartawan, Senin (20/5/2024). 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Oleh karena itu, Jajat menyebut keluarga AP merasa curiga. Alhasil keluarga pada akhir April 2024 memutuskan memeriksakan kondisi AP. 

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Dengan saran dari keluarga, ibu korban memutuskan membeli alat tes kehamilan mandiri atau test pack. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Hasilnya membuat keluarga kaget, ternyata AP positif hamil,” ujar Jajat. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Putin: Rusia Gunakan Segala Cara yang Ada Jika Kedaulatannya Terancam

Merasa kurang yakin dengan hasil test pack. Keluarga membawa AP ke bidan terdekat dan paraji atau dukun beranak. Hasilnya, membuat keluarga terutama ibu korban sangat terpukul. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“AP dinyatakan hamil 5 bulan,” ujar Jajat. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Awalnya, Jajat menyebut ibu korban sempat memutuskan untuk memendam kasus ini. Sebab pihak keluarga tidak kuat menahan malu dan akan menjadi aib. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Tapi akhirnya keluarga mencoba meyakinkan bahwa kasus ini harus diungkapkan. Jajat berharap pelaku perbuatan bejat pencabulan ini tertangkap. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Keluarga bertekad mengungkap kasus ini meski keluarga harus menanggung malu. Karena kalau dibiarkan, berarti sama saja membiarkan pelaku kejahatan seksual itu berkeliaran bebas,” ujar Jajat. 

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Jajat mengatakan kasus ini tidak hanya menimpa AP. Tapi dikhawatirkan akan menjadi ancaman bagi warga, terutama anak perempuan di desa tersebut. Karena, kalau pelakunya dibiarkan bebas, bukan tidak mungkin nantinya akan ada korban lain. 

Berita Lainnya:
Pemasukan Kereta Cepat Whoosh Tidak Nutup Bayar Utang, Netizen: Fix Ditarik Leasing

Keluarga sudah melaporkan kasus ini ke pihak RT, RW dan Kepala Desa. Pihak keluarga berharap aparatur desa bisa melakukan pendampingan dan membantu untuk mengungkap kasus tersebut. 

“Saat ini, keluarga korban berencana membawa kasus pencabulan itu ke ranah hukum. Keluarga akan melaporkan kasus tersebut ke polres bogor dan melaporkannya ke lembaga perlindungan perempuan dan anak,” ujar Jajat. 

Diketahui, AP yang keterbelakangan mental merupakan anak satu-satunya dari seorang janda Dariyah (56).

Hingga saat ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak masih menelusuri kabar tersebut ke dinas terkait. 

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

أَوْ يُصْبِحَ مَاؤُهَا غَوْرًا فَلَن تَسْتَطِيعَ لَهُ طَلَبًا الكهف [41] Listen
Or its water will become sunken [into the earth], so you would never be able to seek it." Al-Kahf ( The Cave ) [41] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi