Rabu, 19/06/2024 - 02:13 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Jual Hewan Qurban Pakai Jasa SPG Berpakaian Non Syar’i, Ini Kata Ulama

SPG hewan qurban.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Viral penjual hewan qurban di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggunakan jasa sales promotion girl (SPG) berpakaian non syar’i. Lantas, bagaimana Islam memandang praktik jual-beli hewan qurban menggunakan jasa SPG berpakaian non syar’i tersebut?

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Masyhuril Khamis mengatakan, akad jual beli tetap sah jika seluruh rukun jual beli terpenuhi. Pelanggaran syariat terkait SPG yang tidak berpakaian syar’i merupakan pelanggaran yang tidak akan berpengaruh kepada keabsahan akad jual beli hewan qurban itu.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

“Namun jika dilihat secara keseluruhan maka terjadi kontradiksi di dalamnya (di dalam praktik penjualan hewan qurban menggunakan jasa SPG berpakaian non syar’i),” kata Kiai Masyhuril kepada Republika, Selasa (21/5/2024)

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Asal Mula Hari Tasyrik dan Dua Hadits Larangan Berpuasa

Kiai Masyhuril mengatakan, seseorang melaksanakan ibadah qurban tentu ingin mencari ridhao Allah. Seseorang mempersiapkan hewan qurban juga tentunya untuk memfasilitasi orang-orang yang akan beribadah qurban.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Maka sangat tidak elok jika kemudian (penjualan hewan qurban) dibungkus dengan suatu kemungkaran hanya untuk menarik jumlah pelanggan lebih banyak,” ujar Kiai Masyhuril yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Di tempat lain, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftahul Huda mengatakan hukum syariat terkait masalah menjual hewan qurban menggunakan jasa SPG perlu dipisahkan antara penggunaan pakaian yang tidak sesuai syariat dengan hukum jual beli hewan qurban.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Pertama jelas  wanita SPG tersebut tidak menutup aurat dengan baik, menutup aurat adalah kewajiban agama,” kata Kiai Huda.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
Berita Lainnya:
Abah Guru Sekumpul, Ulama Karismatik dari Kalsel

Kiai Huda menambahkan, sedangkan hukum jual beli secara syariat tetap sah dan hewan qurban tersebut tetap sah untuk dijadikan hewan qurban.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Menurut Kiai Huda, itu hanya masalah etika yang perlu diluruskan. Termasuk calon pequrban dan pembeli hewan qurban, jangan sampai membeli hewan qurban karena tertarik dengan SPG-nya atau ingin melihat SPG-nya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, nampak sejumlah SPG berpakaian ketat sedang memegang seekor kambing di dekat kandang kambing. Para SPG tersebut pakaiannya di atas lutut sehingga dari lutut ke bawah auratnya nampak jelas. Demikian juga tubuh bagian atasnya sebagian terlihat jelas, karena tidak ditutup dengan pakaian sesuai syar’i.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

لَّٰكِنَّا هُوَ اللَّهُ رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِرَبِّي أَحَدًا الكهف [38] Listen
But as for me, He is Allah, my Lord, and I do not associate with my Lord anyone. Al-Kahf ( The Cave ) [38] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi