Minggu, 16/06/2024 - 09:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Tersangka TPPU dalam Pengusutan Korupsi TImah Jadi Enam Orang

 JAKARTA — Jumlah tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengusutan korupsi penambangan timah ilegal di lokasi izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk bertambah. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengatakan, saat ini tersangka TPPU dalam kasus yang merugikan negara Rp 271 triliun itu sudah berjumlah enam orang.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“TPPU (kasus korupsi) timah itu, sudah enam orang,” kata Febrie saat ditemui Republika.co.id di Gedung Kartika, di Kejagung, Jakarta, Selasa (21/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Itu ada RI, HLN, HM, SG, TN, dan si SP,” kata Febrie melanjutkan. Tersangka RI mengacu pada nama Robert Indarto tersangka selaku Dirut PT Sariwiguna Bina Sentosa (SBS). Tersangka HLN adalah Helena Lim yang merupakan Manager Marketing PT Quantum Skyline Exchange (QSE). Tersangka HM adalah Harvey Moeis, suami aktris Sandra Dewi yang merupakan perwakilan kepemilikan dari PT Rafined Bangka Tin (RBT). 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Adapun tersangka SG, adalah Suwito Gunawan yang ditetapkan tersangka selaku Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa (SIP). Tersangka TN adalah Tamron alias Aon yang dijebloskan ke tahanan terkait perannya selaku benefit official dari CV Venus Inti Perkasa (VIP). Terakhir tersangka SP adalah Suparta, yang ditetapkan tersangka atas perannya selaku Dirut PT RBT.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Berkas 10 Tersangka Korupsi Timah akan Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Kata Febrie, enam tersangka korupsi dan juga TPPU dalam perkara timah tersebut diyakini bertambah sepanjang penyidikan berjalan. “Ini kita usahakan cari terus untuk TPPU-nya. Karena kerugian negaranya ini besar sekali,” kata Febrie.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Kerugian negara dalam pengusutan korupsi timah ini mencapai Rp 271 triliun. Nilai tersebut merupakan kerugian akibat kerusukan lingkungan dan ekologis dampak dari penambangan timah ilegal di lokasi IUP PT Timah Tbk.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Penyidik Jampidsus menggunakan hasil penghitungan tim ahli Institut Pertanian Bogor (IPB) itu untuk menguatkan angka kerugian perekonomian negara. Sedangkan kerugian keuangan negara, penyidik masih menunggu hasil penghitungan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Kawal Demokrasi Menuju Indonesia Emas, ARUN Gelar Munas Pertama

Adapun dalam penyidikan sementara ini, Jampidsus-Kejagung sudah menjerat 21 orang sebagai tersangka. Dari enam tersangka, tiga di antaranya adalah penyelenggara negara dari lingkungan pejabat Kedinasan ESDM Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, dan tiga tersangka lainnya adalah pejabat tinggi di PT Timah Tbk.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Adapun tersangka lainnya dari kalangan swasta. Pada Selasa (21/5/2024) proses penyidikan berjalan Jampidsus-Kejakgung melanjutkan pengusutan dengan memeriksa empat orang sebagai saksi.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, empat yang diperiksa tersebut adalah YF, RD, AB, dan HN. “Keempatnya diperiksa sebagai saksi,” ujar Ketut, Selasa (21/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

YF diperiksa selaku administrator PT Mutiara Alam Lestari (MAL). RD diperiksa selaku karyawan di PT VIP. AB diperiksa selaku pekerja di CV VIP. Dan HN diperiksa selaku Direktur CV Mega Belitung.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قَالَ أَرَأَيْتَ إِذْ أَوَيْنَا إِلَى الصَّخْرَةِ فَإِنِّي نَسِيتُ الْحُوتَ وَمَا أَنسَانِيهُ إِلَّا الشَّيْطَانُ أَنْ أَذْكُرَهُ ۚ وَاتَّخَذَ سَبِيلَهُ فِي الْبَحْرِ عَجَبًا الكهف [63] Listen
He said, "Did you see when we retired to the rock? Indeed, I forgot [there] the fish. And none made me forget it except Satan - that I should mention it. And it took its course into the sea amazingly". Al-Kahf ( The Cave ) [63] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi