Rabu, 19/06/2024 - 15:28 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Jenazah Korban Kebakaran di Taman Hiburan India ‘tak Bisa Dikenali’

Tim penyelamat Pasukan Tanggap Bencana Nasional membawa jenazah seseorang pascaledakan dan kebakaran di pabrik kimia di Dombivali dekat Mumbai, India, Jumat, (24/5/2024).

ADVERTISEMENTS

RAJKOT — Giriraj Singh menunggu berjam-jam untuk membawa pulang jenazah keponakannya. Tapi, kemudian ia  disuruh pulang karena luka bakar membuat keponakannya ‘tak bisa dikenali.’ “Jenazahnya tidak teridentifikasi dan pihak berwenang meminta saya menunggu untuk tes DNA,” kata pensiunan perwira tentara itu, Singh, Ahad (26/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Keponakannya yang berusia 24 tahun sedang bersama tiga temannya ketika kebakaran besar terjadi di taman bermain Kota Rajkot di barat India pada Sabtu (25/5/2024) kemarin. Kebakaran ini menewaskan 27 orang termasuk anak-anak. Kebakaran terjadi di akhir pekan ramai yang bertepatan dengan liburan musim panas negara bagian.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Perwira polisi setempat Raju Bhargav mengatakan walaupun pemilik taman bermain itu Yuvraj Singh Solanki, membawa sejumlah alat pemadam kebakaran dan sedang memasang sistem penekan api, tapi gedung dua lantainya tidak memiliki izin dari departemen kebakaran.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Cina Sebut Latihan Militer di Sekitar Taiwan untuk Menindak Separatis

Bhargav mengatakan Solanki dan manajer taman bermain itu ditangkap dan didakwa dengan “kelalaian yang menyebabkan kematian.” Lantai bawah gedung itu digunakan untuk tempat parkir sementara lantai dua untuk arena bowling, go-cart dan wahana trampolin.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Surat kabar The Indian Express melaporkan pengunjung yang panik, berlari menyelamatkan diri tapi pintu taman bermain itu sempit hingga mempersulit upaya pengunjung untuk keluar. Bhargav mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki. Namun, tambahnya, pembangunan yang sedang dilakukan dan percikan dari mesin las kemungkinan yang menyebabkan kebakaran.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Ia menambahkan operasi penyelamatan sudah selesai dan kini tim sedang membersihkan puing-puing. Keluarga korban mengatakan, dokter menyarankan mereka tidak menunggu dan pulang ke rumah sebab tes DNA untuk mengidentifikasi jenazah para korban mungkin butuh waktu 48 jam.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Pejabat terpilih negara bagian Bhupendra Patel mengunjungi lokasi kebakaran dan rumah sakit tempat para korban luka dirawat. Bhargav mengatakan tiga orang dirawat di rumah sakit karena menghirup asap dan mengalami luka bakar.

ADVERTISEMENTS

Tapi, kondisi mereka tidak mengancam nyawa. Di media sosial X, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan ia “sangat terganggu dengan kebakaran itu, pikiran saya bersama mereka yang kehilangan orang-orang tercinta. Doa untuk mereka yang terluka.”

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK
Berita Lainnya:
Giliran Prancis Siap Akui Palestina Merdeka, Negara Teroris Israel Makin Terpojok

Kebakaran sangat sering terjadi di India, para kontraktor dan warga kerap melanggar undang-undang bangunan dan peraturan keselamatan. Aktivis mengatakan kontraktor sering mengambil jalan pintas untuk menghemat biaya dan menuduh pihak berwenang lalai dan apatis.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Pada 2019 lalu kebakaran akibat korsleting listrik menewaskan 43 orang di New Delhi. Pada  2022, kebakaran di sebuah gedung empat lantai di ibukota India juga menewaskan sedikitnya 27 orang. 

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

sumber : AP

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا الكهف [109] Listen
Say, "If the sea were ink for [writing] the words of my Lord, the sea would be exhausted before the words of my Lord were exhausted, even if We brought the like of it as a supplement." Al-Kahf ( The Cave ) [109] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi