Minggu, 16/06/2024 - 09:31 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Ayah Pegi Alias Perong Tidak Yakin Anaknya Pembunuh Vina Diungkap Pemilik Kontrakan, Ini Alasannya, Oh Ternyata…

BANDA ACEH  – Dudi Suhendar menceritakan situasi saat penggeledahan kontrakan Pegi Setiawan alias Perong, pelaku pembunuhan terhadap Vina yang terletak di wilayah Bandung, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Dudi selaku pemilik kontrakan tersebut mengaku kaget saat kontraknnya didatangi sejumlah polisi.  

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Adapun penggeledahan kontrakan itu terjadi setelah polisi menangkap Pegi di wilayah Bandung pada 21 Mei 2024. Dudi menjelaskan bahwa polisi menggeledah kamar ayah Pegi dan kamar Pegi. 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

 “Polisi datang terus minta izin untuk menggeledah kamar orang tuanya terus kamar Pegi. (Ayah Pegi) lagi kerja ditelepon suruh pulang terus dia datang, (polisi) langsung melakukan penggeledahan,” kata Dudi saat diwawancarai tvOne dalam program Kabar Utama, Senin (27/5). 

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Dudi mengungkap, polisi membawa sejumlah barang milik Pegi hasil penggeledahan. “Helm terus pakaian Pegi, sepatu, alat-alat kosmetik gitu aja,” ujar Dudi. Selain itu, Dudi juga melihat polisi meminta keterangan ayah Pegi. Namun, Dudi tidak mengetahui apa saja yang ditanyakan polisi kepada ayah Pegi. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Usai penggeledahan, kepada Dudi, ayah Pegi mengaku kaget dan tidak percaya anaknya terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eky di Cirebon. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

“Dia (ayah Pegi) itu merasa enggak yakin bahwa anaknya itu sebagai pelaku pembunuhan, karena pas lagi kejadian, dia (Pegi) itu ikut kerja di sini di Bandung sama bapaknya di daerah Rancamanyar,” ungkap Dudi. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
109 Ton LM Antam yang Diduga Palsu Hanya Beredar di Indonesia

Adapun Dudi juga baru mengetahui bahwa pelaku pembunuhan yang ditangkap polisi itu ternyata bernama Pegi. Sebab, selama ini Dudi mengenal Pegi itu bernama Robi. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Ayah Pegi juga sebelumnya mengenalkan Pegi kepada Dudi sebagai keponakannya, bukan anaknya. “(Ayah Pegi) perkenalkannya nama Robi, kalau dulu memperkenalkannya sebagai keponakannya,” ujar Dudi. 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Sebelumnya, polisi telah mengumumkan perkembangan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon.  Kini satu orang dari Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, yaitu Pegi Setiawan alias Perong telah ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

 Pada Minggu (26/5) Polda Jabar mengadakan konferensi pers yang menunjukkan sosok Pegi Setiawan alias Perong, salah satu tersangka DPO kasus pembunuhan Vina.  

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Pihak Polda Jabar meralat DPO yang selama ini terdapat tiga orang, kini hanya ada satu orang yaitu Pegi Setiawan (PS) alias Perong yang sempat berganti nama sebagai Robi Irawan. “DPO satu, bukan dua. 

Ternyata yang namanya Dani dan Andi itu tidak ada. Jadi yang benar DPO satu, atas nama PS (Pegi Setiawan),” kata Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, Minggu (26/5). 

Peran Pegi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, Pegi berperan menyuruh rekan-rekannya mengejar Vina dan Eky saat keduanya sedang berboncengan sepeda motor. 

Pegi lalu berperan menganiaya kedua korban menggunakan balok kayu dan samurai. Pegi juga memukul tubuh kedua korban dengan tangan kosong. Tak hanya menganiaya, Pegi juga memperkosa Vina.

Berita Lainnya:
Workshop Edutech Universitas BSI, Transformasi Pendidikan Melalui AI

 “Lalu mengangkat korban Vina kedekat korban Rizky kemudian mencium dan memegang payudara memperkosa korban Vina dan membunuh korban dengan cara dipukul menggunakan balok kayu,” kata Jules. 

Usai menganiaya dan memperkosa, Pegi dan tersangka lain membawa kedua korban ke flyover dan meninggalkannya. Pegi Otak Pelaku Pembunuhan dan Sering Lempari Batu ke Geng Lain Kombes Surawan juga mengatakan, Pegi punya kebiasaan kerap melempari geng motor lain dengan batu. 

“Jadi, ketika kumpul sesama geng motor (Moonraker), manakala ada XTC lewat, mereka sering melempari batu. PS mengajak tersangka lain untuk mengejar korban. ‘Saya ada masalah dengan itu. Kejar!,” ujar Surawan. 

Dua DPO lain Ternyata Fiktif, Ini Alasannya Polisi diketahui selama ini menyebut bahwa ada tiga DPO pembunuh Vina yang sudah buron delapan tahun. Ketiga DPO itu, yakni Pegi, Dani, dan Andi. 

Seusai Pegi ditangkap, polisi lalu mengungkap bahwa dua DPO lainnya ternyata tidak ada atau fiktif. Kombes Surawan mengatakan, DPO bernama Dani dan Andi itu tidak ada. “DPO satu, bukan dua. Ternyata yang namanya Dani Andi itu tidak ada. Jadi, yang benar DPO saty, atas nama PS (Pegi Setiawan),” ujar Surawan. Diketahui, polisi sudah menangkap sembilan pelaku kasus tersebut. 

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ بَيْنَ السَّدَّيْنِ وَجَدَ مِن دُونِهِمَا قَوْمًا لَّا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ قَوْلًا الكهف [93] Listen
Until, when he reached [a pass] between two mountains, he found beside them a people who could hardly understand [his] speech. Al-Kahf ( The Cave ) [93] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi