Minggu, 16/06/2024 - 08:43 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Setelah Digantikan Prabowo, Hanya Ini yang Akan Dikuasai Jokowi

BANDA ACEH – Pengamat Politik Refly Harun menilai setelah digantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto pada 20 Oktober mendatang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya akan menguasai Partai Solidaritas Indonesia (PSI).PSI merupakan partai kecil yang tidak lolos ke ambang batas parlemen, sehingga kekuatan Jokowi juga tidak akan powerful, namun akan berbeda jika dirinya berhasil menguasai Partai Golkar, karena bisa mempunyai alat tukar tambah sebagai partai kedua pemenang Pileg 2024.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Sekarang iya Presiden Jokowi masih powerful karena masih presiden, tapi setelah tanggal 20 Oktober maka kondisi Jokowi adalah dia hanya menguasai partai kecil bernama PSI yang tidak lolos parlementary threshold, kecuali dia bisa merangsek dan men-take over Golkar sebagaimana diinginkan Qodari,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Gen Z Banyak Nganggur, Bahlil Dicecar soal Investasi Padat Karya

“Jadi Golkar diambil alih oleh Jokowi barulah dia punya bergaining position, paling tidak sebagai partai nomor dua terbanyak kursinya” imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Refly Harun, Rabu (29/5). 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Melchias Markus Mekeng menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum bisa mejadi ketum dari partainya pada tahun ini jika mengikuti aturan dalam AD/ART.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Dalam AD/ART, calon ketum Partai Golkar harus memiliki pengalaman minimal 5 tahun sebagai pengurus, dan partai tersebut akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk pergantian ketum pada Desember 2024 mendatang.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Belajar dari Sengkarut Taperum, Tapera ala Orde Baru

“Ya kalau mengikuti aturan itu, belum mungkin (Jokowi jadi Ketum Golkar),” ujar Mekeng saat dihubungi, Minggu (10/3/2024), dikutip dari Kompas. 

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Ia pun menjelaskan Jokowi harus memenuhi persyaratan administratif yang ada untuk bisa maju sebagai calon ketum Golkar, tanpa melalui aturan AD/ART, mantan Wali Kota Solo itu tidak bisa maju. “Minimal 5 tahun harus jadi pengurus,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قَالَ مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيْرٌ فَأَعِينُونِي بِقُوَّةٍ أَجْعَلْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْمًا الكهف [95] Listen
He said, "That in which my Lord has established me is better [than what you offer], but assist me with strength; I will make between you and them a dam. Al-Kahf ( The Cave ) [95] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi