Rabu, 19/06/2024 - 00:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Tuai Polemik, Kemendikbudristek Tarik Buku Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra

JAKARTA — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menarik dan akan merevisi ‘Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra’. Panduan digital yang telah tersebar diminta untuk tidak digunakan dan tidak disebarkan lebih lanjut.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Sudah ditarik dan sedang direvisi. Jika ada yang memiliki versi digital buku panduan tersebut, kami minta agar tidak digunakan dan tidak disebarkan lebih lanjut,” kata Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Anindito Aditomo kepada Republika, Kamis (30/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Dia menjelaskan, pihaknya akan mempertimbangkan usulan diikutsertakannya praktisi atau ahli di bidang anak seperti psikolog anak dalam proses kurasi buku-buku pada program Sastra Masuk Kurikulum. Sejauh ini, tim kurator baru terdiri dari sastrawan, akademisi, dan guru.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

“Bisa dipertimbangkan dalam penelaahan selanjutnya (melibatkan praktisi atau ahli seperti psikolog anak),” kata pria yang kerap disapa Nino itu.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Di samping itu, Nino juga menyampaikan, soal muatan yang dipertanyakan pada beberapa karya yang direkomendasikan tim kurator, hal itu perlu dibaca dalam konteks karya tersebut secara utuh. Menurut dia, tim kurator tentu memiliki pertimbangan yang matang ketika mengusulkan judul-judul tersebut.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Dia juga menyatakan, daftar rekomendasi buku sastra dalam program Sastra Masuk Kurikulum dapat berubah dan berkembang seiring waktu berdasarkan evaluasi dan masukan yang pihaknya terima. Tujuannya agar semakin banyak karya sastra yang dapat menjadi opsi atau pilihan bahan ajar di sekolah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
Kemendikbud akan Keluarkan Buku Bernarasi Cabul dari Daftar Sastra Masuk Kurikulum

Secara lebih luas, kata Nino, program itu bertujuan memperkenalkan sastra Indonesia kepada murid dan guru sebagai bahan ajar untuk mengembangkan literasi dan pendidikan karakter. Menurut dia, jika digunakan dengan baik dalam pembelajaran, karya sastra bukan hanya bisa menumbuhkan minat baca.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Tapi juga sangat potensial untuk mengasah nalar, empati, serta nilai-nilai kemanusiaan,” jelas Nino.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Untuk mencapai tujuan itu, pihaknya membentuk tim kurator yang terdiri dari sastrawan, akademisi, dan guru. Tim tersebut diminta untuk mengusulkan atau membuat rekomendasi karya-karya sastra yang dapat menjadi bahan ajar untuk capaian pembelajaran dan elemen karakter dalam Profil Pelajar Pancasila pada tingkat SD, SMP, dan SMA.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

“Proses kurasi sudah berjalan cukup lama dan menghasilkan daftar karya sastra yang diusulkan kepada Kemendikbudristek,” terang Nino.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Berdasarkan daftar tersebut, Kemendikbudristek menyusun buku panduan untuk membantu guru memilih dan memilah sesuai usia dan kesiapan murid. Tapi, untuk saat ini bersi awal awal buku panduan itu untuk sementara Kemendikbudristek tarik dan revisi berdasarkan masukan-masukan yang kami terima.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard
Berita Lainnya:
Kampus Merdeka Fair 2024 Kuatkan Gerakan MBKM Mandiri

“Perlu diketahui bahwa saat ini belum ada pengiriman buku panduan atau karya-karya sastra ke sekolah,” tambah Nino.

Dia juga menyatakan, tidak ada kewajiban bagi guru untuk menggunakan karya-karya yang ada di daftar yang nantinya akan ditetapkan. Semua perangkat yang dibuat dalam program tersebut, mulai dari daftar buku, panduan, sampai contoh modul ajar, adalah alat bantu guru yang bersifat opsional  dan dinamis karena akan selalu diperbarui.

“Saya rasa kita semua sepakat bahwa karya sastra dapat menjadi bahan belajar yang penting dan perlu dipelajari oleh lebih banyak murid,” kata dia.

Sebab itu, pihaknya berharap berbagai perangkat ini dapat mendorong dan membantu guru memilih karya sastra yang sesuai untuk mengasah minat baca dan mengembangkan literasi muridnya. Kritik dan saran dia sebut dapat disampaikan melalui laman resmi di tautan buku.kemdikbud.go.id.

“Semua masukan akan membantu agar program ini dapat terus diperbaiki dan diimplementasikan dengan efektif,” kata dia.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا الكهف [46] Listen
Wealth and children are [but] adornment of the worldly life. But the enduring good deeds are better to your Lord for reward and better for [one's] hope. Al-Kahf ( The Cave ) [46] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi