ISLAM
ISLAM

Ini Bukti-Bukti Muslim Tiba di Benua Amerika Sebelum Columbus

Dengan menggunakan sistem tercanggih pada masanya, Al-Biruni mampu menghitung keliling bumi secara akurat pada usia 30 tahun, yang membawanya pada kesimpulan bahwa bumi itu bulat.

Al-Biruni berusaha untuk menempatkan semua tempat yang dikenal pada masanya di peta dunia yang baru. Ia kemudian menyadari bahwa – menurut perhitungannya – seluruh wilayah Eurasia – dari titik paling barat Afrika hingga titik paling timur Cina – hanya mewakili dua -seperlima dari bumi, jadi apa yang ada di tiga perlima sisanya?

Para ahli geografi sebelumnya menganggap dunia Eurasia dikelilingi oleh “lautan dunia”, namun penelitian Al-Biruni membawanya pada kesimpulan bahwa jika dunia ditutupi oleh air sedemikian luasnya, maka akan berada dalam bahaya ketidakseimbangan, dan dia menyimpulkan bahwa pasti ada benua lain atau lebih yang mempunyai tanah dan wilayah yang berpenghuni atau layak huni.

Kajian tersebut menegaskan bahwa pada 1037, Al-Biruni mencapai kesimpulan sejarahnya mengenai keberadaan Dunia Baru, berdasarkan penelitian yang dilakukannya selama kurun waktu 30 tahun.

Kajian tersebut menyimpulkan bahwa Al-Biruni – meski ia tidak pernah melihat benua yang dibicarakannya dalam tulisannya – layak menyandang gelar penemu Amerika setidaknya seperti penemu lainnya, terutama karena proses intelektual yang ia gunakan untuk menyimpulkan keberadaan Amerika. Akan memakan waktu sekitar 5 abad lagi untuk penerapan praktis teori Al-Biruni dalam menemukan Dunia Baru.

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya