DUNIA
INTERNASIONALAMERIKA

Merebak Isu Teori Konspirasi Starlink Milik Elon Musk Ikut Mengatur Pemilu AS

“Sebagian besar wilayah pedesaan di daerah itu memiliki sedikit atau tidak ada akses ke jaringan pita lebar, dan Starlink digunakan untuk menghubungkan buku jajak pendapat elektronik ke basis data pemilih daerah,” kata Coulter. Buku jajak pendapat adalah daftar catatan pendaftaran pemilih digital.

Mesin penghitung suara tidak terhubung ke internet satelit Starlink, katanya, seraya menambahkan bahwa daerah itu hanya memiliki sekitar 28.000 pemilih secara langsung.

Terkait klaim tentang peretas Rusia yang memengaruhi hasil pemilu, Coulter mengatakan bahwa dia “tidak terlalu khawatir tentang peretas Rusia yang memengaruhi total suara dan lebih khawatir”. Justru yang dikhawatirkan adalah banyaknya informasi salah tentang pemilu yang disebarkan secara daring oleh kelompok-kelompok terkait Rusia sebelum pemilu. Juga ancaman bom menargetkan infrastruktur pemilu yang menurut para pejabat “berasal dari Rusia”.

Bagaimana dengan Laporan Bola Api Satelit Starlink?

Pada 10 November, satelit Starlink memasuki kembali atmosfer Bumi menuju tenggara dari Washington ke Texas dan meledak. Jonathan McDowell, seorang astrofisikawan dan pemimpin kelompok sistem data sains di Pusat Sinar-X Chandra NASA, mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang hal itu.

“Ini bukan kasus tiba-tiba memutuskan untuk menghentikan satelit ini dalam seminggu terakhir,” kata McDowell. “Penerbangan ulang semacam itu telah terjadi hampir setiap hari selama beberapa tahun terakhir, hanya saja terjadi pada waktu dan tempat acak di dunia sehingga tidak sering terjadi di AS pada malam hari di mana warga dapat melihatnya.”

Menurut data Angkatan Luar Angkasa AS, SpaceX menghentikan operasi satelit ini pada 2 Agustus, saat mulai menurunkan orbitnya, kata McDowell. SpaceX menghentikan operasi satelit tersebut pada 13 Oktober, imbuh McDowell.

Para pengamat bintang di barat daya Amerika Serikat melaporkan melihat bola api pada dini hari 10 November. McDowell mengatakan itu normal. Selama masuk kembali ke atmosfer dan terpecahnya satelit, pengamat terkadang dapat melihat bola api bergerak perlahan melintasi langit.

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya