BANDA ACEH – Pimpinan bersama anggota Komisi VII DPR Aceh menggelar kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah, Jumat (6/12/2024) kemarin.
Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung sektor pendidikan Dayah yang berlandaskan keistimewaan dan kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam UU No. 11 Tahun 2006.
Advertisements
Ketua Komisi VII DPR Aceh, Ilmiza Saaduddin Djamal, yang memimpin langsung pertemuan tersebut, menegaskan bahwa Komisi VII sebagai komisi baru memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong penguatan nilai-nilai agama, adat istiadat, dan Pendidikan Dayah di Aceh.
“Kami ingin memastikan bahwa sektor pendidikan Dayah di Aceh Tengah dapat terus berkembang sesuai dengan prinsip keistimewaan dan kekhususan Aceh. Ini adalah langkah awal untuk mendorong percepatan pembangunan yang berbasis pada nilai-nilai keIslaman, identitas dan budaya Aceh,” ujar Ilmiza.
Advertisements
Dalam pertemuan itu, para anggota Komisi VII mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dunia Pendidikan Dayah di Aceh Tengah, termasuk standarisasi dayah, kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dayah, penyediaan tenaga pendidik yang kompeten, serta program-program berbasis kearifan lokal.
Ilmiza juga menyampaikan harapannya agar Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam hal ini Disdik Dayah Prov Aceh, serta DPR Aceh dalam mengembangkan Pendidikan Dayah khususnya dalam menjaga nilai-nilai tertinggi dari ajaran agama Islam adalah aqidah, syariah, dan akhlak.
“Kami akan memastikan seluruh masukan dari daerah dapat menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah Aceh. Pendidikan Dayah adalah fondasi utama untuk membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami nilai-nilai KeIslaman serta ke-Acehan untuk menjadi Generasi Emas berbasis aqidah, syariah, dan akhlak,” tambahnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya DPR Aceh, khususnya Komisi VII, untuk mendekatkan diri kepada Dayah-dayah serta memastikan implementasi keistimewaan dan kekhususan Aceh di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan dayah.
Komisi VII juga menerima masukan dari Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Tengah yang bahwa bantuan-bantuan yang diberikan kepada Dayah tertentu yang ada di Kabupaten Aceh Tengah kurang atau bahkan tidak ada koordinasi, sehingga kadang kala bantuan diberikan oleh Provinsi bisa tumpang tindih dengan bantuan dari Kabupaten.
“Kita berharap kedepan adanya koordinasi antara Disdik Dayah Provinsi dan Kabupaten terkait berbagai program yang disalurkan,” harap politisi senior PPP ini.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler