BANDA ACEH – Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, meminta Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan yang merenggut nyawa seorang advokat, Rudy S Gani (49), di Kabupaten Bone.Sebagai tokoh publik sekaligus advokat senior, Hotman Paris kerap vokal dalam menyuarakan keadilan, terutama terkait isu-isu yang melibatkan profesi hukum. Desakannya kali ini menjadi sorotan, menunjukkan solidaritasnya terhadap sesama advokat.
Melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Hotman Paris menyampaikan seruan tegas kepada pihak kepolisian.
“Ayok Kapolda Sulsel!! Tangkap Pelaku! Advokat Ditembak,” tulis Hotman dalam salah satu unggahannya dikutip Herald Sulsel, Kamis 2 Januari 2025.
Unggahan tersebut menarik perhatian publik dan menunjukkan keseriusan Hotman dalam menuntut keadilan atas insiden tersebut.
Dalam postingan lainnya, ia kembali menyampaikan desakannya. “Mohon Atensi Kapolda Sulsel dan Polres Bone,” tulisnya.
Tidak berhenti di situ, Hotman kembali menegaskan tuntutannya diunggahan yang berbeda kepada pihak kepolsian Polda Sulsel dan jajarannya.
“Halo Kapolda Sulsel dan Kapolres Bone: Ayok tangkap pelaku,” tulisnya dengan nada mendesak.
Kasus penembakan yang menewaskan Rudy S Gani telah menyedot perhatian publik, terutama di kalangan advokat dan masyarakat hukum.
Diketahui, insiden penembakan tragis yang menewaskan pengacara Rudy S Gani (49) di Kabupaten Bone pada Senin, 31 Desember 2024, kini tengah menjadi fokus penyelidikan polisi.
Hingga saat ini sebanyak 11 orang saksi telah diperiksa terkait kasus penembakan yang dilakukan oleh orang misterius.
“11 orang sudah dilakukan pemeriksaan oleh polres, kemudian polres juga sudah membentuk tim gabungan dari Polda,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, Kamis 2 Januari 2025.
Ia mengatakan, kejadian ini bermula ketika korban bersama keluarganya menunggu pergantian tahun.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari luar, dan sesaat setelah itu korban tergeletak.
Saat kejadian, Rudy S Gani sedang bersama istri dan keluarganya di dalam rumah. Total ada enam orang yang berada dalam ruangan saat insiden tersebut terjadi.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.
Hasil otopsi mengungkapkan bahwa Rudy mengalami luka tembak di bawah mata kanan, dengan peluru bersarang di tulang lehernya.
Peluru tersebut telah dikeluarkan, dan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) menunjukkan bahwa itu adalah peluru senapan angin dengan kaliber 8 milimeter.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler