Memuat berita...

Imsak --:--
Iftar --:--
ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Gadis Tunarungu Digagahi oleh 9 Oknum Debt Collector Bank Keliling, Kini Hamil 6 Bulan

BANDA ACEH – Mawar sebut saja demikian, gadis disabilitas (tuna rungu dan tuna wicara) warga Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap hamil 6 bulan setelah digagahi 9 pria diduga oknum debt collector bank keliling.Ibu mawar mengaku khawatir, pasalnya dalam waktu dekat ini gadis berpasar ayu ini akan segera melahirkan dengan operasi caesar atau sectio caesarea, sementara mereka bukan dari keluarga mampu bahkan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

Mendapati itu, anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Mochamad Ulan Surlan mengaku prihatin.

“Berawal mendapat informasi dari Bu RW bu Lilis ada warganya anak yatim dan disabilitas hamil 6 bulan diduga pelaku penagih dari bank keliling. Saya tanya sudah lapor belum sudah ke Polsek namun disana tidak ada PPA sehingga harus ke Polda dan wilayah kejadian pun ada yang di Kabupaten. Saya sebagai wakil rakyat dan kebetulan warga dapil, ya saya kesana,” ungkap Ulan usai mendatangi rumah korban.

Berita Lainnya:
"Prabowo Dua Periode" Menggema di HUT ke-18 Gerindra

Pihak RW dan keluarga sendiri kata Ulan tidak keberatan jika masalah menimpa anaknya itu diviralkan agar ada tanggapan atau kejelasan baik dari kepolisian maupun pihak terkait lainnya, terutama kepada pelaku agar ada tindakan hukum.

“Keterangan ibunya sambil nangis, dia tidak tahu anaknya hamil dan tidak tahu kelakuan anaknya. Karena sejak keluar sekolah SLB korban diperbantukan di sebuah warung angkringan di RW tersebut, ya bantu-bantu bikin kopi,” ujarnya.

“Nah keterangan yang punya warung, anak ini ada interaksi dengan penagih keliling ada komunikasi. Nah tanggal 29 lapor, jadi bukan om yang lapor ya,” papar om Ulan sapaan akrab warga kepada wakil rakyat ini.

Ulan, berharap dengan viralnya masalah ini para pelaku bisa ditangkap dan keberlangsungan hidup si korban bisa teratasi. Menurut Ulan bukan masalah dinikahinya melainkan bagaimana kebutuhan untuk melahirkan dan status anak yang diutamakan.

Berita Lainnya:
Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

“Kita up untuk mencari keadilan bagi korban. Menurut korban saat BAP, hp sudah dipegang Polda, korban dan pelaku komunikasi lewat chat. Pengakuan korban, bisa dipakai 1-3 jam oleh 3 orang, itu kan ngeri, terlepas suka tidak suka silahkan kepolisian membuktikannya. Kita ingin membuka kasus ini. Kita ada panggilan jiwa dan nurani rakyat di daerah warga minta jalan keluar akan melahirkan tidak punya BPJS,” tandasnya.

Selain kepolisian, Ulan pun berharap Dinsos (Dinas Sosial) dan pemerintah kota Bandung melalui DP3A (Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak) memberi perhatian dan memberi solusi terutama untuk persalinan dan status sosialnya.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
Memuat berita Info Aceh...
ADVERTISMENT
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya