NASIONAL
NASIONAL

Sedot Anggaran Raksasa, Food Estate Jokowi Hanya Hasilkan Malapetaka

BANDA ACEH -Program food estate yang digagas Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi sejak 2019 terbukti gagal. 

Dalam enam tahun terakhir, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp539,7 triliun untuk program tersebut, namun hasilnya tidak sesuai harapan.

“Program dengan anggaran raksasa hanya menghasilkan malapetaka,” kata politikus PDIP Ganjar Pranowo lewat akun X miliknya, Kamis 9 Januari 2025.

Berita Lainnya:
BPJPH Tegaskan Daging Babi dan Alkohol Boleh Dijual Asal Diberi Logo

Ganjar menegaskan upaya mewujudkan ketahanan pangan bukan hanya soal memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjaga harga diri sebagai bangsa yang mencintai tanah airnya.

Ganjar menyoroti kesalahan mendasar dalam pelaksanaan proyek food estate, yakni pemilihan lahan. Ia menegaskan, tanah merupakan faktor terpenting dalam pertanian, namun proyek ini malah memaksakan lahan gambut dan kawasan lindung menjadi area pertanian.

Berita Lainnya:
Eggi Sudjana Tak Lagi Tersangka, Rismon: Kalau Tak Kuat Minggir, Kami Lanjutkan Perjuangan

Citra satelit menunjukkan dampak lingkungan yang signifikan. Di Desa Tawai Baru, tujuh sektor tutupan pohon hilang akibat proyek ini. Di Gunung Mas, sekitar 18.000 hektar habitat orangutan Kalimantan kini terancam.

“Saya kira itu kegagalan kebijakan,” tandas mantan Capres 2024 itu. 

image_print

Reaksi

Berita Lainnya