BANDA ACEH — Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelauatan dan Perikanan (KKP) siap melakukan pembongkaran pagar laut di Tangerang sepanjang 30 kilometer, Rabu (22/1/2025) hari ini.
Ditjen PSDKP KKP akan bahu membahu dengan aparat TNI AL, Polairud, Bakamla, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub, dan nelayan.
Kesiapan Ditjen PSDKP KKP ditunjukkan dengan Apel Gelar Pasukan pada Selasa (21/1/2025) di Pangkalan PSDKP Muara Baru, Jakarta Utara yang dipimpin langsung Dirjen PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono.
Apel kesiapan pasukan Ditjen PSDKP diikuti 400 orang personel yang terdiri dari 300 pegawai Ditjen PSDKP dan 100 Taruna Poltek AUP dan diikuti 1.000 orang nelayan.
Saat memberikan pengarahan pada Apel Kesiapan, Dirjen PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono menyatakan sudah mengecek kesiapan pasukannya.
”Hari ini kita lakukan apel kesiapan personel dan materil untuk melakukan pembongkaran pagar laut besok. Sudah saya cek, pasukan yang akan turun ke lapangan yakni 300 Awak Kapal Pengawasdan dan 100 Taruna Poltek AUP,” kata Pung.
Sedangkan sarana yang akan digunakan antara lain 4 unit Kapal Pengawas, 2 RIB, 1 Sea Rider, 1 TugBoat, dan 204 kapal Nelayan.
Pung menegaskan personel Ditjen PSDKP KKP akan bahu membahu dengan aparat, TNI AL, Bakamla, Polairud, KPLP, dan nelayan setempat.
”Ini merupakan sinergi dan kolaborasi antara seluruh unsur KKP, TNI AL, Bakamla, Polri, KPLP (Kemenhub), dan nelayan sebagai wujud nyata laut sebagai pemersatu Bangsa. Kita bersatu untuk segera menyelesaikan permasalahan pagar laut ini,” seru Pung.
Terjunnya 204 kapal nelayan bersama 1.000 nelayan setempat, tandas Pung, menunjukan Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan laut sangat tinggi.
”Saya minta kita bersama-sama hadir hadir dengan rakyat, hadir di pagar laut Tangerang untuk membersihkan pagar laut yang menutup akses nelayan keluar masuk. Kita buka supaya nelayan tidak terganggu aktivitasnya,” jelas Pung.
”Dengan jumlah yang besar, saya yakin pekerjaan ini akan cepat selesai, tidak ada lagi yang mengganggu laut, tidak ada lagi yang memagari laut di seluruh pantai-pantai di wilayah Republik Indonesia,” kata Pung nada suara tinggi kepada 400 personelnya.
”Laut adalah milik kita bersama, laut adalah pemersatu bangsa. Jaga laut kita untuk kesejahteraan rakyat indonesia terutama untuk kesejahteraan nelayan. Masyarakat juga bisa masuk ke laut dengan bebas, tidak terhalangi pagar,” imbuh Pung.
Pung mengakhiri apel kesiapan dengan meminta pasukan Ditjen PSDKP KKP untuk menjaga fisik. ”Jaga fisik kalian, pekerjaan ini akan memakan waktu tidak sehari, lebih cepat lebih bagus,” pungkas Pung































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler