ADVERTISMENT
EKONOMISYARIAH

Silaturrahmi dan Audiensi Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh Besar dengan Pemerintah Aceh

BANDA ACEH – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Aceh Besar bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Aceh melakukan audiensi dengan Pemerintah Aceh terkait partisipasi dalam ajang internasional Makkah Halal Forum 2025 yang digelar pada tanggal 25-27 Februari ini di Makkah, Saudi Arabia.

Forum ini dinilai menjadi peluang strategis untuk mempromosikan produk-produk khas dan unggulan Aceh.

Dalam audiensi ini pemerintah Aceh turut mengundang Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait yaitu Dinas Pangan Aceh, Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Dinas Budaya dan Pariwisata Aceh serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Dalam persiapan menuju forum ini, pihaknya menyarankan beberapa produk unggulan yang layak diikutsertakan seperti songket Aceh, kopi Aceh dengan grade tertentu sesuai permintaan masyarakat global, teh daun kelor, bahkan kerajinan tangan anyaman dengan bahan baku batang bili.

Berita Lainnya:
Wamenaker ke Kejati Sumut, Bahas Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja yang Lebih Berdampak

Pj. Gubernur Aceh yang diwakili Zahrol Fajri, menekankan pentingnya koordinasi MES Aceh Besar dengan SKPA terkait untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan produk yang akan dipromosikan serta quick respon dari para pelaku usaha tersebut jika nantinya ada permintaan pasar global.

Dalam hal ini, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh Besar, Amalia menyatakan akan meminta dukungan dari berbagai elemen termasuk Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh yang selama ini sudah sering melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM di Aceh.

“Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk halal dari Aceh ke pasar Timur Tengah, yang dikenal memiliki permintaan tinggi terhadap produk berkualitas berbasis syariah. Forum yang dihadiri oleh pelaku industri halal global ini memberikan peluang besar bagi Aceh untuk menjalin kemitraan strategis, sekaligus membuka jalan menuju ekspansi pasar bagi produk-produk lokal.

Berita Lainnya:
Hasil Penelitian CELIOS: Program MBG Boroskan Uang Negara Rp1,3 Triliun per Pekan, Ada 62 Juta Porsi Mubazir Tak Dikomsusi

Dengan dukungan penuh Pemerintah Aceh, SKPA, KADIN, dan MES Aceh Besar, partisipasi dalam Makkah Halal Forum 2025 diharapkan menjadi langkah signifikan dalam memperkuat posisi Aceh sebagai pemain penting dalam industri halal internasional kedepan” tuturnya.

Diharapkan delegasi dari Aceh yang membawa sejumlah produk unggulan khas daerah ini mampu menarik perhatian pasar global, khususnya di sektor halal. Kehadiran Aceh dalam forum ini mencerminkan langkah nyata pemerintah Aceh dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis syariah dan memperkuat potensi daerah sebagai bagian dari rantai nilai halal dunia.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya