“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, termasuk DPRK Aceh Besar dan instansi terkait,” ujarnya.
Syech Muharram juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan semua elemen di Aceh Besar, tanpa ada oposisi.
“Di Aceh Besar tidak ada oposisi, yang ada hanya koalisi bersama. Kami ingin menyatukan seluruh elemen, baik masyarakat Aceh Besar di dalam maupun di luar daerah, ulama, pengusaha, intelektual, dan akademisi serta pemuda untuk membawa perubahan,” ungkapnya.
Terkait infrastruktur pemerintahan, Syech Muharram menyatakan, kantor DPRK Aceh Besar sudah saatnya diperluas.
“Sejak pertama dibangun pada 1980-an ini, kantor DPRK hanya untuk 20 anggota, sementara sekarang jumlah anggota DPRK bertambah menjadi 40 orang. Ini perlu menjadi perhatian,” katanya.
Ia juga mengungkapkan empat nama yang berperan besar dalam mendukung kemenangan dirinya dan wakilnya dalam Pilkada Aceh Besar, yaitu Bustamam Juned, Jailani Bin Muhammad, Faisal, dan Ketua Komando Independen Anwar.
“Terima kasih kepada seluruh pemilih dan masyarakat Aceh Besar yang telah menyukseskan Pilkada 2024 dan mempercayakan kami untuk ,” tambahnya.
Isu-isu Strategis: Barcode BBM, Kelangkaan Gas, dan IPDN
Syech Muharram setuju dengan pernyataan Gubernur Aceh tentang penghapusan barcode BBM.
“Masyarakat masih kesulitan dalam memperoleh barcode. Ini menjadi perhatian kami untuk segera diselesaikan,” ujarnya.
Selain itu, Syech Muharram juga berkomitmen untuk menyelesaikan masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg.
“Secara kuantitas, pasokan gas dari Pertamina cukup, namun di lapangan, masyarakat hanya mendapatkan setengah dari stok yang seharusnya ada di pangkalan. Ini yang menyebabkan kelangkaan dan akan segera kami benahi,” tegasnya.
Mengenai IPDN, Syech Muharram menyebutkan pihaknya telah menghibahkan 40 hektare tanah di Kota Jantho untuk pembangunan kampus tersebut.
“Kami telah menyiapkan lahan, tinggal bagaimana pemerintah pusat merealisasikannya dan Pemerintah Aceh dibawah kepemimpinan Mualem IPDN Aceh bisa terwujud,” sebutnya.
Di akhir pidatonya, Syech Muharram menegaskan, dirinya akan membawa perubahan di Aceh Besar dengan dukungan semua pihak.
“Kita memasuki era perubahan. Saya tanya kepada para OPD, apakah sudah siap? Kita harus siap. Tidak boleh ada lagi kecurangan dalam pemerintahan. Kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, terutama 60 persen masyarakat Aceh Besar yang berprofesi sebagai petani. Hak-hak mereka harus kita perjuangkan,” tegasnya.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…