Ketiga, rakyat percaya bahwa Pak Prabowo akan tegak lurus dengan karakter yang disandangnya selama ini. Anti ditekan dan pantang berkompromi dengan mafia dan oligarki yang mengancam keuangan negara! Rakyat yakin, Pak Prabowo tahu bagaimana memainkan catur kekuasaan agar mereka yang terusik dengan kebijakan Bapak soal pemberantasan korupsi, mundur secara teratur. Mereka pasti sadar, Pak Prabowo the real President. Dimana arahan dan perintahnya berdampak signifikan pada gurita bisnis yang mafia dan oligarki jalankan.
Ketahuilah Pak Presiden, seorang pejuang atau petarung (fighter) itu, tak akan menebar ancaman jika hendak berlaga dalam medan pertempuran. Mereka tahu, mengancam adalah sekadar cek ombak. Mengirim pesan ancaman tak lebih dari mengukur sejauh mana nyali Presiden Prabowo. Penulis percaya, Pak Presiden sadar sesadar-sadarnya akan situasi dan kondisi Pertamina yang berada diujung tanduk dan membutuhkan tangan dingin pemimpin tertinggi dalam menuntaskan hingga ke akarnya.
Keempat, jika Pak Prabowo konsisten berpihak pada keadilan dan semangat empat lima dalam pemberantasan korupsi, percayalah, rakyat Indonesia akan bersiap dan siaga satu di belakang Bapak. Boleh saja para mafia dan oligarki punya uang yang tak berseri dan membeli apa yang dinginkan. Namun, Pak Prabowo memiliki yang tidak mereka miliki. Apa, itu? Kepercayaan yang tersemat sejak Bapak memerintahkan Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan korupsi Pertamina yang melukai hati masyarakat, itu. Bayangkan, rakyat harus mendengar berita tentang BBM yang dioplos! Itu menyakitkan, Pak Presiden.
Karenanya, pengusutan korupsi di republik ini tak boleh kendor. Apalagi, dihentikan karena ada ancaman dari sarang koruptor. Sekarang, pilihan itu ada di pundak Pak Prabowo. Memilih berhadapan dengan mafia dan oligarki yang terhimpun sebagai bala tentara kerah putih atau hadap-hadapan (vis a vis) dengan jutaan rakyat Indonesia yang punya konsekuensi serius. Kehilangan kepercayaan dari para mafia dan oligarki, sekadar berpotensi kehilangan dukungan mafia kerah putih. Namun, kehilangan kepercayaan dari rakyat adalah sama dengan kehilangan segalanya. Siapkah Pak Presiden kehilangan legitimasi dari rakyat?
Kelima, perjuangan panjang merebut kepemimpinan nasional dan kini nyata sebagai Presiden, harus Bapak gunakan sebaik mungkin. Idealnya, berikan pengabdian Pak Prabowo di atas ekspektasi publik. Misalnya, usut tuntas mega korupsi Pertamina. Pastikan uang kembali ke negara dan APBN kita surplus. Perkuat Kejaksaan Agung, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler