Di samping deretan rak-rak yang telah kosong itu, ada dua rak yang berisi berbagai asesoris seperti kalung, gelang, anting-anting, bando dan ikat rambut yang dijual dengan harga diskon.
Kemudian dua rak lagi di sampingnya berisi sabun mandi, sabun cuci, pembersih lantai, masker wajah dan deodorant yang juga dijual dengan potongan harga. Lalu ada pula tepung, susu cair, susu anak, madu, teh hingga makanan kucing.
Sementara itu, bagian yang menjual makanan dan minuman dingin, daging, buah-buahan dan roti yang ada di bagian paling kiri swalayan sudah kosong. Tidak ada satu pun barang di bagian tersebut.
Yang menarik, di bagian belakang swalayan terdapat rak yang menjual pernak-pernik Natal dan Imlek.
Barang-barang tersebut dijual dengan harga Rp 5.000, Rp 10.000 hingga Rp 30.000.
Terdapat pula pohon natal ukuran kecil dan sedang yang dijual dengan diskon 50 persen.
Sementara itu, di ujung kiri depan swalayan terdapat berbagai sandal, sepatu, koper, tas travel hingga tas sekolah yang ditawarkan dengan harga diskon.
Diketahui, LuLu Hypermarket Cakung memiliki dua lantai. Saat Kompas.com berkunjung pada Kamis, lantai II LuLu Hypermarket tidak bisa diakses karena ditutup.
Di depan eskalator yang menuju lantai II tertulis pengumuman sedang ada perbaikan di lantai tersebut.
Yang sedih hingga yang berburu diskon
Ketika Kompas.com berkeliling swalayan LuLu Hypermarket sambil berbelanja sekitar pukul 15.00 WIB, ada tambahan pengunjung yang berdatangan.
Rata-rata pengunjung datang bersama keluarga untuk melihat-lihat barang yang ditawarkan dengan diskon besar-besaran. Mereka pun sudah tahu adanya kabar bahwa LuLu Hypermarket tutup permanen dalam waktu dekat.
Salah seorang pengunjung bernama Muzaki (41), mengaku sedih dengan kabar bakal tutupnya LuLu.
Ia mengaku sampai tak bisa berkata-kata lantaran swalayan itu menjadi andalannya berbelanja kebutuhan bulanan.
“Ini andalan saya sejak dulu. Saya tidak bisa berkata-kata. Sedih melihatnya (mau tutup),” tutur Muzaki ketika disapa Kompas.com.
Ia mengaku memilih LuLu Hypermarket karena barangnya lengkap, harga terjangkau dengan tempat belanja yang luas. Selain itu, banyak produk makanan jadi yang biasa disukai anak-anaknya.
Pada Kamis, Muzaki datang ke LuLu bersama istri dan kedua anaknya. Mereka ingin melihat-lihat barang yang masih ada untuk kemudian membeli jika dirasa cocok.
“Karena biasanya belanja makanan, minuman, daging. Kebutuhan sehari-hari. Kalau sekarang mau lihat-lihat dulu, siapa tahu ada yang cocok,” tuturnya.
Sementara itu, Margaret (70) yang datang sendiri mengaku sudah tahu kabar akan tutupnya LuLu Hypermarket dari rekan-rekan gerejanya. Ia berniat membeli beberapa furnitur untuk melengkapi rumah.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler