“Kita lihat-lihat dulu, karena kebetulan diskonnya besar ya,” ungkap Margaret.
Hal yang sama juga dilakukan Laila (35) yang datang bersama keluarga. Laila mengaku ingin berburu sandal dan koper karena mendengar ada diskon besar-besaran.
Ibu satu anak itu mengatakan, sebelumnya ia biasa membeli daging, sayuran dan kebutuhan sehari-hari di LuLu Hypermarket.
Laila yang tinggal tak jauh dari swalayan itu menduga tutupnya LuLu salah satunya disebabkan pengunjung yang sepi. Selain itu, faktor desain yang dari luar tampak minimalis juga menurutnya kurang menarik bagi masyarakat.
“Kalau dari luar kan kelihatannya biasa saja ya. Apalagi jika dilihat dari jalan raya memang sejak dulu minimalis,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu pegawai Lulu yang enggan disebutkan namanya menyampaikan belum tahu sampai kapan pasar swalayan itu akan buka.
Ia hanya bilang, sepanjang April 2025 LuLu Hypermarket kemungkinan masih buka sejak pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB.
Sebab ia mendengar informasi bahwa LuLu Hypermarket Cakung akan menerima barang-barang dari LuLu Bekasi dan LuLu Tangerang.
“Karena kabarnya kedua (tempat) itu yang akan terlebih dulu (tutup). Sehingga barang-barang nya mau dibawa ke sini,” tuturnya.
Meski pengunjung setiap harinya tidak lebih dari 30 orang, menurutnya pemindahan barang-barang ke LuLu Hypermarket Cakung disebabkan tempat tersebut merupakan kantor pusat.
“Iya ini pusatnya kan. Ini yang pertama diresmikan juga,” tambahnya.
Beroperasi sembilan tahun
Untuk diketahui, gerai pertama Lulu Hypermarket yang berlokasi di Cakung telah beroperasi hampir sembilan tahun.
LuLu Hypermarket Cakung diresmikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada 31 Mei 2016.
Saat itu Presiden Jokowi menyatakan ia bersedia meresmikan langsung karena pasar swalayan itu banyak menjual produk-produk Indonesia dan mengekspornya ke berbagai negara.
Kebanyakan yang diekspor, kata Jokowi, adalah produk-produk yang dihasilkan oleh petani Indonesia di berbagai daerah.
Jokowi pun mengaku sudah melihat sendiri outlet Lulu Hypermarket di Abu Dhabi saat ia berkunjung ke sana.
“Ada 165 outlet yang tersebar di Asia dan Timur Tengah dan tahun 2014 lalu sudah mengekspor produk Indonesia lebih dari 50,2 juta dollar AS,” ucap Jokowi saat itu.
Dilansir laman resmi Sekretariat Negara pada Kamis, peresmian saat itu sekaligus menandai ekspansi bisnis Lulu Group di Indonesia dan yang merupakan hasil follow up dari kunjungan Presiden Jokowi ke UEA pada September 2015.
Kala itu LuLu Group menjanjikan akan menanamkan investasinya di Indonesia sebesar 500 juta dollar AS serta menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia selama tiga tahun hingga 2019.


















































































































Komentar Terbaru