Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan kuliah tamu yang diikuti mahasiswa Teknik Industri USK di Museum Mesin Kuno Industri (Mektri), kawasan Pelanggahan, Banda Aceh, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara Program Studi S1 Teknik Industri USK dan DKP Aceh sekaligus pengayaan materi perkuliahan mengenai perancangan produk dan wawasan industri.
Dalam kegiatan tersebut, Fitriani, S.Pi., M.Si., dari DKP Aceh memaparkan peluang pengembangan produk perikanan lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi melalui pengolahan, diversifikasi produk, peningkatan mutu, pengemasan, serta efisiensi proses produksi.
Potensi perikanan Aceh, baik dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya, dapat dikembangkan menjadi beragam produk olahan, seperti keumamah, bakso ikan, nugget, dan produk siap masak lainnya. Pengembangan produk tersebut perlu didukung proses produksi yang efisien, standar mutu yang konsisten, serta penggunaan peralatan yang sesuai dengan skala dan kebutuhan usaha.
Fitriani menilai, ilmu Teknik Industri memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan industri pengolahan perikanan, mulai dari perancangan produk, pemilihan peralatan, optimalisasi kapasitas produksi, hingga pengendalian kualitas dan efisiensi biaya.
Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak hanya mengembangkan pengetahuan di lingkungan akademik, tetapi turut mengambil peran dalam mendampingi pelaku usaha di tengah masyarakat, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengolahan hasil perikanan.
“Mahasiswa memiliki peluang besar untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat diterapkan untuk membantu pelaku usaha mengenal dan menggunakan peralatan yang tepat, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta menjaga kualitas dan keamanan produk. Mekanisasi tidak harus selalu menggunakan teknologi yang mahal, tetapi perlu disesuaikan dengan skala usaha, kemampuan pelaku usaha, dan kebutuhan produksi,” ujarnya.
Menurut Fitriani, pendampingan berbasis kebutuhan tersebut diharapkan membantu UMKM perikanan meningkatkan produktivitas, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat daya saing produk. Keterlibatan mahasiswa juga berpotensi membuka ruang penerapan hasil penelitian dan pengembangan teknologi yang lebih sesuai dengan kebutuhan nyata pelaku usaha.




























































































Beri Komentar