UPDATE

NASIONAL

Houthi Peringatkan Pelancong Hindari Bandara-Bandara Saudi: Itu Target Serangan Kami!

BANDA ACEH – – Kelompok Houthi Yaman memperingatkan maskapai penerbangan, pelancong, dan pekerja agar menjauhi bandara-bandara Arab Saudi. Kelompok yang didukung Iran itu menegaskan bandara dan wilayah udara Saudi rentan terhadap serangan dan telah menjadi arena operasi militer mereka.

Peringatan keras tersebut disampaikan pada Minggu (11/10/2026), sehari setelah serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Houthi juga mendesak semua pihak menanggapi peringatan tersebut dengan serius. Mereka secara khusus mengecualikan bandara di Kota Makkah dan Madinah dari imbauan untuk menghindari bandara-bandara Saudi.

“Kami memperbarui peringatan kepada semua maskapai, tenaga ahli, pegawai, pekerja, dan pelancong untuk tidak menggunakan bandara dan wilayah udara Arab Saudi, karena tempat-tempat tersebut rentan terhadap serangan dan telah menjadi arena operasi pasukan kami, kecuali bandara di Kota Makkah dan Madinah,” bunyi pernyataan kelompok Houthi, seperti dikutip dari Reuters, Senin (12/10/2026).

“Kami mendesak semua pihak untuk merespons peringatan kami dengan serius, dan Arab Saudi memikul tanggung jawab atas setiap upaya pencegatan yang gagal.”

Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid tersebut menjadi serangan Houthi paling mematikan di wilayah Saudi dalam lebih dari 10 tahun. Gempuran itu berlangsung di tengah meningkatnya pertempuran antara kelompok Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi.

Dari 12 korban tewas dalam serangan pada Sabtu sore waktu setempat, empat orang merupakan warga Saudi. Delapan korban lainnya berasal dari Amerika Serikat (AS), Bangladesh, Mesir, Yordania, dan Sudan.

Ancaman Meluas ke Bandara Dammam

Ancaman terhadap infrastruktur penerbangan Saudi juga muncul di wilayah timur negara tersebut. Koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan sebuah proyektil jatuh di dekat Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Provinsi Timur.

Koalisi tersebut juga menyatakan telah mencegat sebuah drone di wilayah itu pada Minggu. Namun, belum ada keterangan dalam laporan tersebut yang memastikan proyektil dan drone itu merupakan bagian dari serangan yang sama dengan gempuran terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.

Perkembangan ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan penerbangan di Arab Saudi setelah Houthi secara terbuka memperingatkan maskapai dan pelancong agar tidak menggunakan bandara maupun wilayah udara negara tersebut.

Trump Pertimbangkan Bergabung dalam Serangan terhadap Houthi

image_print

1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.