UPDATE

EKONOMI

Dukung Ekonomi Daerah, UKM Keumamah Cutkak Apresiasi Gemarikan DKP Aceh

BANDA ACEH – Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digencarkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh turut menggerakkan ekonomi daerah dengan menyerap produk UMKM pengolahan ikan lokal, salah satunya Keumamah Cutkak.

Program Gemarikan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga memberikan ruang pasar bagi pelaku usaha pengolahan hasil perikanan di Aceh.

Owner Keumamah Cutkak, Irvadiarni Falka, Minggu (27/09/2026), mengapresiasi keterlibatan produk UMKM lokal dalam kegiatan Gemarikan. Menurutnya, semakin banyak produk olahan ikan lokal yang terserap, semakin terbuka pula peluang bagi UMKM untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan usaha.

Keumamah Cutkak merupakan produk olahan berbahan dasar ikan tuna segar yang diolah dengan resep keluarga dan mempertahankan cita rasa khas kuliner Aceh. Produk tersebut dikembangkan dalam kemasan praktis sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Bagi Irvadiarni, pengembangan usaha olahan ikan tidak hanya berkaitan dengan penjualan produk, tetapi juga bagaimana hasil perikanan Aceh dapat memiliki nilai tambah sebelum sampai kepada konsumen.

“Bagi saya, rasa dan kepercayaan itu nomor satu. Kalau itu hilang, usaha sebesar apa pun akan runtuh,” ujar Irvadiarni dalam pemberitaan mengenai perkembangan Keumamah Cutkak.

Perkembangan Keumamah Cutkak menunjukkan bahwa produk olahan perikanan memiliki peluang untuk berkembang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi lokal. Usaha tersebut telah melibatkan tenaga kerja dan memperluas pemasaran hingga ke luar daerah.

Dalam konteks Gemarikan, penyerapan produk UMKM menciptakan hubungan langsung antara sektor perikanan, usaha pengolahan, tenaga kerja dan konsumen. Ikan sebagai bahan baku diolah menjadi produk bernilai tambah, sementara masyarakat memperoleh pangan berbasis ikan.

Dengan demikian, Gemarikan tidak sekadar menjadi gerakan untuk meningkatkan kegemaran masyarakat mengonsumsi ikan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat UMKM, meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan menggerakkan ekonomi daerah.

Bagi pelaku UMKM seperti Keumamah Cutkak, dukungan terhadap produk lokal melalui program pemerintah menjadi peluang untuk memperluas pasar sekaligus mempertahankan produk pangan khas Aceh berbasis hasil perikanan.[]

image_print
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.