ISLAM
ISLAM

Keteladanan Rasulullah Saw dan Kekejian Zionis Israel Terhadap Gaza

Ustaz Dr. Edi Saputra menambahkan yang kedua, kecintaan Tsumamah kepada Islam. Apa yang Tsumamah lakukan setelah masuk Islam? Beliau berangkat ke Makkah melakukan umrah, dan mengumumkan ke penduduk Quraisy bahwa, “Sejak sekarang hingga masa yang akan datang, tidak akan ada lagi, walau sebutir gandum, yang dipasok dari negeri Yamamah ke Makkah, kecuali setelah ada accepted dari Rasulullah saw.” Ketika itu gandum untuk kota Makkah satu-satunya dipasok dari Yamamah.

Merasa kekurangan gandum, akhirnya tokoh-tokoh Quraisy yang ada di Makkah, mengirim surat iba ke Rasulullah saw, memohon untuk menyetujui pengiriman gandum ke Makkah kembali.

Ustaz Dr. Edi Saputra menambahkan yang ketiga, nilai kemanusiaan yang hilang dari peristiwa Gaza, Palestina. Apakah Rasulullah saw memenuhi permintaan kafir Quraisy ini? Jawabannya, ya. Kenapa dipenuhi oleh Rasulullah saw, bukankah mereka orang kafir, bukankah mereka baru saja memerangi Rasulullah saw di bulan Syawal tahun 5 Hijriah yang lalu pada perang khandak.

“Itulah sikap kemanusiaan, seharusnya dia tidak dikaitkan dengan peperangan. Inilah salah satu sifat keteladanan dari kepemimpinan Rasulullah saw, yang tidak dimiliki oleh banyak orang, tidak dimiliki oleh negara Zionis Israel sekarang, yang menyiksa saudara-saudara kita di Gaza, Palestina dengan cara menyita bantuan makanan,” pungkas Ustaz Dr. Edi Saputra.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya