ISLAM
ISLAM

Ternyata Amalan yang Paling Indah di Waktu Sahur Bukan Membaca al-Quran, Lantas Apa?

BANDA ACEH – Rasulullah Saw telah mengajarkan umatnya berbagai tata cara beribadah kepada Allah SWT dan beramal shaleh, mulai dari yang ringan hingga amalan terbaik dan utama.

Dalam beramal shaleh, Islam mewajibkan setiap muslim memiliki ilmu, paham tata cara dan berpedoman pada apa yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah Saw. Ajaran baik melalui hadits-hadits nya maupun perbuatan beliau langsung yang disaksikan oleh para sahabat kala itu.

Selain itu, dalam beramal shaleh juga penting untuk memperhatikan soal waktu, dimana kapan waktu terbaik sebuah amalan itu dikerjakan. Sebab dalam agama Islam, amalan-amalan tertentu hanya boleh dikerjakan atau sangat dianjurkan untuk dilakukan pada waktu yang telah ditentukan tersebut.

Ibadah-ibadah ini misalnya melaksanakan ibadah haji yang hanya dikerjakan pada bulan Zulhijjah, begitu pula puasa ramadhan, juga ibadah kurban yang hanya ada di hari raya idul adha atau ibadah-ibadah sunat lainnya. Semuanya tidak terlepas dengan waktu.

Dalam ibadah sehari-hari juga seperti shalat lima fardhu juga sudah tertentu waktunya. Nah ternyata dibalik ketetapan waktu beribadah yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-nya terdapat berbagai keutamaan dan hikmah.

Tetapi tahukah Anda apakah ibadah yang paling utama dikerjakan pada waktu sahur? Tentu Anda sering mengerjakan berbagai ibadah pada waktu-waktu tersebut bukan? Ternyata bukan baca Alquran. Lantas apa?

Dalam Al-Quran Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“(Juga) orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 17)

Pada ayat di atas Allah SWT secara eksplisit menyebutkan “pada waktu sebelum fajar”. Para ahli tafsir menjelaskan bahwa hal itu menunjuk pada waktu sahur atau mendekati masuknya waktu subuh atau berkisar pukul 03:00 dini hari hingga azan subuh berkumandang.

Mengapa begitu istimewanya waktu sahur tersebut? Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:

“(Rahmat) Allah Swt. turun pada tiap malam ke langit dunia, yaitu di saat malam hari tinggal sepertiganya lagi, lalu Dia berfirman, “Apakah ada orang yang meminta, maka Aku akan memberinya? Apakah ada orang yang berdoa, maka Aku memperkenankannya? Dan apakah ada orang yang meminta ampun, maka Aku memberikan ampunan kepadanya,”

Sahabat Abdullah ibnu Umar melakukan salat (sunat di malam hari), kemudian bertanya, “Hai Nafi’, apakah waktu sahur telah masuk?” Apabila dijawab, “Ya,” maka ia mulai berdoa dan memohon ampun hingga waktu subuh.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website