BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan putra-putri Aceh ke kampus-kampus unggulan di luar negeri.
Hal ini disampaikan Mualem saat menerima Azam Falah Al-Asyi, salah satu lulusan SMAN 10 Fajar Harapan, yang akan melanjutkan pendidikan ke salah satu kampus tertua di Rusia, yakni universitas pertambangan Saint Petersburg Mining University.
Mualem menegaskan, bahwa dukungan terhadap generasi muda Aceh untuk menimba ilmu di berbagai kampus unggulan dunia merupakan bagian dari program kerja yang diusung dirinya bersama Wakil Gubernur Fadhlullah untuk lima tahun ke depan.
“Pada prinsipnya, kita dukung anak-anak Aceh kuliah di kampus unggul di luar negeri. Ini bertujuan agar SDM kita di Aceh menjadi lebih terarah dan lebih profesional,” ujar Mualem.
Menurut Mualem, saat ini ada beberapa negara yang telah membuka peluang pendidikan bagi putra-putri Aceh, seperti Maroko, Rusia, Kanada, dan Hongkong. Ia menekankan pentingnya pemilihan jurusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Sebisa mungkin, jurusan yang dipilih untuk kuliah di luar negeri adalah jurusan yang memiliki korelasi langsung dengan kebutuhan Aceh. Misalnya seperti kedokteran dan pertambangan ini,” jelasnya.
Mualem menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan luar negeri ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam memajukan sektor pendidikan.
Ia juga menitipkan pesan penting bagi putra-putri Aceh yang mendapat kesempatan belajar di luar negeri, agar tidak melupakan tanah kelahirannya.
“Setelah menuntut ilmu dan mendapat pengalaman kerja di luar negeri, jangan lupa pulang dan mengabdi untuk Aceh,” ungkapnya.
Program ini, tambah Mualem, diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM Aceh dan mendorong lahirnya generasi unggul yang siap membawa perubahan positif di berbagai sektor pembangunan daerah.
Proses Azam Lulus Kuliah ke Rusia
Keberhasiln Azam Falah tembus kuliah di salah satu universitas unggulan di Rusia ini diraihnya setelah melewati serangkaian proses seleksi yang ketat dan kompetitif secara nasional.
Azam menceritakan bahwa proses pertama dalam seleksi kuliah ke Rusia dimulai dari seleksi administrasi melalui jalur daring. Peserta diwajibkan mengunggah berkas-berkas ke situs resmi yang disediakan oleh pihak penyelenggara.
“Berkas-berkasnya kalau yang belum lulus SMA itu kita diwajibkan untuk mengirim berkas rapor semester 5 lima, ada surat pernyataan yang sudah tersedia, termasuk menyiapkan KTP,” ungkap Azam.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler