Jakarta – Analis politik dan Pemerhati Sosial, Nasky Putra Tandjung, mengecam keras atas framing negatif, narasi sesat serta tuduhan sepihak yang subjektif yang dilontarkan segelintir oknum menyerang personal eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Prof. Dr. H. Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman, SE., M.M. yang saat ini menjabat sebagai Penasehat Khusus Presiden RI, Prabowo Subianto Bidang Pertahanan Nasional soal program rumah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dinilai tuduhan tersebut dianggap tidak berdasar, tak objektif dan diduga ada muatan politisnya.
“Oleh karena itu, Alumni Indef school of political economy Jaakrta Nasky, menilai beredarnya opini negatif merupakan hasil pencampuran informasi tidak relevan demi mendorong publik menyetujui narasi yang dibuat pihak-pihak tertentu. Menurutnya, menyebarkan informasi tanpa data dan bukti sahih merupakan bentuk penghakiman sepihak yang berbahaya,” ujar Nasky dalam keterangannya, di Jakarta, pada Selasa (5/8//2028)
“Stop narasi sesat dan framing jahat untuk mendiskreditkan siapa pun, termasuk Penasehat Khusus Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Dudung. Kegaduhan akibat pembelokan fakta sangat merugikan masyarakat. Hanya kecurigaan dan sesat pikir atau salah tuduh yang akan diperoleh, alih-alih mendapatkan kebenaran serta keadilan,” sambungnya.
Founder Nasky Milenial Center ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpancing provokasi dan tetap mengedepankan akal sehat serta fakta yang valid. Namun, Ia mengakui kritikan dan saran yang disampaikan elemen masyarakat merupakan suatu hal wajar.
“Ini merupakan cerminan dari kedewasaan berpolitik dan berdemokrasi di Indonesia. Untuk itu, mari sama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi,” tegasnya.
Ia menilai bahwa kebijakan soal program rumah prajurit TNI AD bukan semasa Jenderal Dudung tetapi pada masa pejabat sebelumnya. Bahkan Jenderal Dudung lah yang menata, mengkoordinasikan dan menyelesaikan persoalan kebijakan tersebut agar bermanfaat bagi para prajurit TNI AD berdasarkan peraturan yang ada, bukan asal bicara.
“Selain itu, Lanjut Nasky, Selama menjabat jadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman sangat komitmen dan konsisten dalam mewujudkan kesejahteraan prajurit TNI AD yang selalu jadi program prioritas kerjanya, sehingga ia terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana di satuan serta memenuhi kebutuhan pokok para prajurit,” jelas Nasky.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler