“Saya yakin, kalau niatnya baik, pasti Allah tunjukkan jalan yang baik,” ujarnya diakhir video.
Melengkapi postingannya, Ustadz Das’ad Latif menegaskan agar pemerintah dapat melahirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Kebijakan yang berorientasi kepada hal baik, bukan justru mempersulit masyarakat.
“Ke-BIJAK-an yg elegan harus berorientasi kemaslahatan dan tidak menimbulkan masalah baru,” tulis Ustadz Das’ad Latif.
“Ini wujud aspirasi saya dalam mencintai negara ini, di negara ini saya hidup, beribadah dan mencari nafkah, maka wajib bagiku memberikan masukan konstruktif demi indonesia Raya,” tambahnya.
Pernyataan Ustadz Das’ad Latif seketika ramai diserbu masyarakat.
Beragam masukan hingga kritik dituliskan masyarakat terkait kebijakan PPATK dalam kolom komentar postingannya.
@phelereagel_al: Beleng-beleng memang @ppatk_indonesia
@raden_boby_ibrahim: @ppatk_indonesia noh dengerin,,kalian nyusahin emng
@sam.devidcris: @ppatk_indonesia agak laen ini emang
@antok_nur: Ya allah
@soi_fah: @hotmanparisofficial
@theshe_sahota: menyesal aku pilih @Prabowo 2x sy kira rakyat makmur sm beliau tpi ternyata malah menyusahkan rakyat, bagus golput aja lagi
@fakhru_ans_official: HARUS VIRAL INI, PENTING SEKALI.
@indraapriana81: Yg ngambil kebijakan emang paling bijak sepertinya tadz..
@muh_ali_imron: Itu yģ buat kebijakan gila.. Semoga Ri1 dengar @prabowo .. biar g tambah gila kebijakan ini
@pita_keanu: Bapak presiden @prabowo,
@aidiuas_97: Lawan terus kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat, harus tuntas.
@ancha_andhi: Tandanya mereka malas berpikir akhirnya masyarakat jadi korban, bikin dulu kebijakan tanpa kajian mendalam padahal sudah digaji besar
@bang_syahrul_2: @ppatk_indonesia @ppid_ppatk dengar baik2 sai kdg
Prof UGM Sebut Kebijakan Kurang Matang
Dikutip dari situs resmi Universitas Gadjah Mada, kebijakan pemblokiran rekening ‘menganggur’ oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menuai kontroversi di masyarakat.
Ratusan juta rekening yang tidak menunjukan aktivitas dalam tiga bulan terakhir dikategorikan sebagai dormant atau rekening pasif.
Dikatakan bahwa pemblokiran dilakukan untuk mencegah tindak pidana penyalahgunaan rekening pasif untuk praktik ilegal, seperti pencucian uang dan jual beli rekening.
Meski 122 juta rekening sudah dibuka, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo menyebut, kebijakan PPATK tersebut termasuk salah satu bentuk “brute-force” atau kebijakan yang sifatnya coba-coba dan kurang memertimbangkan banyak aspek.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler