BANDA ACEH – Tim solid Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh kembali bikin gebrakan. Kamis (14/8/2025), mereka memboyong 5,4 ton ikan segar ke Aceh Besar dalam rangka Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Bertempat di Aula Kantor Camat Montasik, suasana penuh semangat terasa sejak pagi. Ketua Forikan Aceh, Marlina Usman, tampil di garda depan membagikan ikan secara simbolis kepada Ketua Forikan Aceh Besar, Rita Mayasari, disaksikan langsung Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dedi Irawan, dan jajaran pejabat DKP Aceh.
“Kita ingin konsumsi ikan jadi budaya keren di setiap rumah tangga. Ini bukan sekadar soal makan, tapi investasi untuk masa depan anak-anak kita,” ujar Marlina, yang tak ragu menyelipkan candaan saat menyerahkan bantuan. “Ikannya jangan untuk ayah saja, ya. Pastikan anak yang dapat porsi lebih besar, biar tumbuh sehat dan pintar.”
Kepala DKP Aceh, Aliman, menegaskan program ini dirancang bukan hanya untuk mengurangi angka stunting, tapi juga memperkuat kualitas gizi keluarga. “Ikan itu sumber protein hewani terbaik untuk otak anak dan kesehatan ibu hamil. Konsumsi ikan harus jadi kebiasaan, bukan sekadar momen,” ujarnya.
Tahun ini, 900 keluarga penerima manfaat masing-masing mendapatkan lima kilogram ikan segar—jumlah terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika ditotal, penerima program di dua kecamatan ini mencapai lebih kurang 900 sasaran, terdiri dari ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita stunting.
Distribusi dilakukan melalui empat puskesmas, yakni Puskesmas Montasik dan Puskesmas Lam Ujong di Kecamatan Montasik, serta Puskesmas Seulimum dan Puskesmas Lamteuba di Kecamatan Seulimum.
Antusiasme warga luar biasa. Banyak yang memanfaatkan momen untuk berswafoto, ngobrol ringan dengan pejabat, bahkan bertukar resep olahan ikan. Dedi Irawan mengingatkan pentingnya mengimbangi asupan ikan dengan membatasi jajanan tak sehat, sambil mendorong Pemkab Aceh Besar mengembangkan Gampong Nelayan sebagai basis ekonomi pesisir.
Aksi Forikan–DKP Aceh kali ini bukan sekadar berbagi ikan, tapi menggerakkan kesadaran bahwa makan ikan itu gaya hidup sehat, trendi, dan bermanfaat jangka panjang. Sebuah langkah nyata menuju generasi Aceh yang sehat, kuat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler