OPINI
OPINI

Pesan Terbuka People Power dari Pati

Kedua, Komunikasi yang Baik, Intensif dan Konstruktif. Yang seringkali terjadi dalam dinamika Politik elektoral adalah perubahan pola dan intensitas komunikasi setelah terpilih menjadi kepala daerah. Menjadi superior dan memandang rakyatnya lemah tidak mengetahui apa-apa. Kondisi inilah bibit yang akan menimbulkan ketidakpercayaan dan terakumulasi kemarahan rakyat. 

Ketiga, Rakyat Terus Memantau. 

Pemerintah jangan memandang rakyat diam dan tidak akan merespons ketika kebijakan pemerintah, program pemerintah dan pola komunikasi pemerintah tidak berpihak pada rakyat. Terlebih kita berada di era transformasi teknologi digital yang semakin massif dan tidak terkendali. Bisa jadi diamnya masyarakat, justru sedang mengkonsolidasikan diri dalam membangu sebuah gerakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah. 

Keempat, Wakil Rakyat yang Aspiratif dan Responsif. 

Salah satu kanal (saluran) masyarakat dalam menyhampaikan aspirasi dan permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat adalah wakil rakyat yang berada di kelembagaan legislatif. Bisa kita bayangkan jika DPRD Pati tidak merespons cepat aspirasi rakyat Pati terkait pemakzulan Bupati Pati bisa jadi gerakan demonstrasi akan semakin membesar dan berpotensi rusuh yang lebih besar. 

Oleh karena itu, penting menjadi catatan bagi DPRD untuk selalu menjalankan perannya secara efektif. Bukan justru berada di ketiak kepala daerah dalam aktivitasnya. rmol news logo article 

*) Penulis adalah Pengamat Komunikasi Politik

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya