BANDA ACEH – Nama Gustika Jusuf Hatta kini tengah ramai diperbincangkan publik lantaran keberaniannya mengkritik pemerintah dengan menyentil luka atas pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).Tak cuma sampai di situ, Gustika Jusuf pun memberikan sindiran terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dengan menyebut ‘Presiden penculik dan penjahat HAM’.
Selain itu, Gustika Jusuf juga menyindir Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka dengan menyebut ‘anak haram konstitusi’.
Kritikan itu disampaikan Gustika melalui laman media sosial Instagram pribadinya @gustikajusuf yang ditulis tepat di hari Kemerdekaan HUT ke 80 RI, 17 Agustus 2025 lalu.
Sebagai informasi, Gustika merupakan cucu dari Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta atau Bung Hatta.
Alhasil, unggahan Gustika ini langsung dibanjiri beragam komentar warganet, ada yang mendukung lalu ada pula yang menanggapi dengan nyinyiran.
Mereka warganet yang nyinyir menilai Gustika tidak memiliki attitude yang bagus dengan melontarkan kritikan menyebutkan presiden penculik dan penjahat HAM.
Salah satunya akun @joyomokoagowsudirman, “attitude nda bagus ngna, nda sopan tuduh presiden pelanggar HAM tanpa putusan pengadilan,” tulis warganet dilihat Kamis 21 Agustus 2025.
Selain itu, ada pula warganet yang menanyakan kegiatan Gustika.
“Kakeknya pahlawan, cucunya ngapain? Serius bertanya dengan nada sopan dan lemah lembut…” tanya akun @putriinteriordesign
Gustika alih-alih ciut, dirinya malah membalas komentar nyinyiran warganet dengan balasan cerdas dan lucu.
“Kerja kantoran, jadi karyawati. Cari lowongan, bikin CV, bikin cover letter, ngelamar, interview, ngekos, ngojol ke kantor, pulang nonton Netflix. Dapet gaji, bayar pajak sebagai warga negara Indonesia. Jajan-jajan, kasih makan kucing (tapi bersihin tainya males), main boardgame, checkout Shopee, beli es kopi, kena PPN 10 persen,” tulis Gustika.
Gustika lalu menegaskan dirinya bekerja tanpa dibantu cari kerja oleh kedua orang tuanya.
“Ya..melangsungkan hidup aja tanpa dicariin kerjaan sama emak-bapak gua,” tulisnya lagi.
Dia pun kembali melontarkan sindiran dengan menyebut dinasti.
“Sesuai lah dengan cita-cita para pahlawan ketika memperjuangkan Republik (bukan dinasti kayak…(isi sendiri)), bahwa anak-cucunya memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan hidup, tidak seperti zaman kolonialisme ketika priboemi tidak punya pilihan,” lanjutnya.
Gustika pun mengingat pesan ibunya untuk dalam hidup jangan merugikan masyarakat.
“Ga ada pressure untuk masuk Politik atau apa, kalau kata mak gua dari dulu yang penting pilihan hidup ga merugikan masyarakat. Kalau kata nenek gua yang dari nyokap yang penting happy. Jadi gitu-gitu aja,” lanjutnya.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler