Ia menambahkan polisi militer berkoordinasi dengan Polres Wonosobo untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
Imbas kejadian itu, sejumlah warga yang menuntut pengusutan pelaku pembunuhan Serda RS menggeruduk Shaka Resto.
Restoran itu tampak dirusak massa hingga nyaris dibakar karena tak terima peristiwa itu terjadi pada Serda RS.
Polisi Buru Pelaku
Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa meskipun korban adalah anggota TNI, proses penegakan hukum tetap menjadi kewenangan Polri. Proses hukum akan ditegakan sesuai undang-undang yang berlaku.
“Penegakan hukum tetap dari Polri. Yang jelas faktanya ada keributan yang mengakibatkan adanya satu korban. Kita sedang telusuri dan akan kita ungkap siapa pelakunya,” ujar dia.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kejadian tragis tersebut bermula dari keributan di dalam Resto Shaka. Serda Rahman yang berada di tempat kejadian berupaya menenangkan suasana.
Namun, salah satu terduga pelaku yang sempat meninggalkan lokasi, kembali datang sambil membawa senjata tajam jenis golok. Pelaku lalu langsung membacok korban hingga tewas.
BACA JUGA:KEREN! Se’Indonesia Tembus Forbes Asia 100 to Watch 2025: Satu-satunya Brand F&B Asal Indonesia
Jenazah almarhum Serda Rahman Setiawan dimakamkan pada siang hari di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek Wonosobo, Minggu, 14 September 2025.
Pemakaman dilaksanakan dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir dari satuan TNI. Proses pemakaman korban mendapatkan perhatian warga setempat.
































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…