Memuat berita...

Imsak --:--
Iftar --:--
ADVERTISMENT
OPINI
OPINI

Fakta, Fufufafa Tidak Lulus InSearch alias Tidak ada Ijazah SMA? Fix, Makzulkan saja …

Oleh: Dr. KRMT Roy Suryo, M.Kes*

ISU pendidikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Fufufafa, kembali mencuat dan viral di berbagai media, mulai dari televisi mainstream hingga kanal YouTube independen.

Polemik ini berkaitan dengan syarat pendidikan minimal calon presiden maupun wakil presiden sesuai UU Pemilu No. 7 Tahun 2017 Pasal 169 huruf r junto Pasal 13 PKPU No. 19 Tahun 2023, yang mewajibkan kandidat minimal lulus SMA atau sederajat.

Masalah muncul karena ijazah yang diklaim dimiliki Fufufafa ternyata masih diragukan keabsahannya.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa dokumen penyetaraan yang dikeluarkan pada 6 Agustus 2019 tidak dilandasi bukti akademik valid.

Surat tersebut hanya bersandar pada fotokopi rapor kelas 10 dan 11 dari Orchid Park Secondary School (OPSS), tanpa keterangan sah dari Insearch, University of Technology Sydney (UTS), sebagaimana yang selama ini diklaim.

Berita Lainnya:
Surati Irwasum, Kubu Roy Suryo: Banyak Kecerobohan Penyidik di Kasus Ijazah Jokowi

Dugaan Kejanggalan Surat Penyetaraan Pendidikan

Surat penyetaraan bernomor 9149/D.DI/KS/2019 diterbitkan belasan tahun setelah Fufufafa disebut menempuh pendidikan di Australia.

Anehnya, surat itu menyebut Fufufafa telah menamatkan Grade 12 di UTS Insearch dan disetarakan dengan lulusan SMK jurusan Akuntansi dan Keuangan di Indonesia.

Namun fakta terbaru menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak masuk akal.

Bahkan, Mendikmenjur Prof. Abdul Mu’ti melalui komunikasi langsung memberi sinyal adanya kejanggalan dalam penerbitan surat tersebut.

Pengakuan Mengejutkan: Tidak Lulus dari Insearch

Seorang warga Indonesia di Sydney, Ikhsan Katonde, membongkar fakta mengejutkan dalam wawancara di kanal YouTube independen.

Fufufafa, saat kunjungan ke Australia tahun 2018, diduga sendiri mengakui tidak lulus dari program Insearch.

Berita Lainnya:
Ade Darmawan Ungkap Pesan Jokowi ke Roy Suryo cs: Kita Ketemu di Pengadilan

Ia hanya mengikuti beberapa bulan kursus bahasa Inggris, padahal seharusnya program berlangsung sekitar sembilan bulan atau 500 jam belajar.

Pengakuan ini sekaligus meruntuhkan narasi lama yang sempat dipublikasikan berbagai media arus utama maupun situs resmi pemerintah, yang menyebut Fufufafa pernah menempuh pendidikan S1 di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dengan ijazah dari University of Bradford, Inggris, bahkan ditulis sempat melanjutkan S2 di UTS.

Skandal Pendidikan yang Berulang

Kasus ini dianggap sebagai “Keajaiban Dunia ke-9”, menyusul dugaan ijazah palsu yang sebelumnya dikaitkan dengan ayah Fufufafa.

Skandal pendidikan ini menunjukkan adanya upaya sistematis untuk membangun narasi akademik yang tidak sesuai fakta.

Lebih jauh, perjalanan plesiran keluarga Fufufafa ke Sydney pada 2018 juga memperlihatkan bagaimana isu pendidikan ini coba ditutupi.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
Memuat berita Info Aceh...
ADVERTISMENT
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya