UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Cerita Megawati Punya Banyak Gelar Tanpa Ada Pemalsuan di Forum UGM, Sindir Siapa?

BANDA ACEH  – Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melontarkan pernyataan menarik saat menghadiri forum Universitas Gadjah Mada (UGM) bertajuk Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan HKI untuk Masa Depan Berkelanjutan, Rabu (1/10/2025).

Megawati menyatakan semua gelar profesor dan doktor kehormatan yang dia sandang diperoleh secara sah. Bahkan, dia mengaku sempat heran dengan banyaknya gelar yang diterima.

“Saya sendiri juga heran, ngopo kok akeh men (kenapa banyak banget). Tapi tidak ada pemalsuan lho ini,” ujarnya dikutip Jumat (3/10/2025).

Berita Lainnya:
KKN Berlapis: Ade Kuswara dan Ayahnya Jadi Cerminan Jokowi-Gibran

Dia menegaskan, gelar profesor kehormatan yang disandangnya dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri bukan hasil rekayasa.

“Dengan gelar itu, saya bisa memperkenalkan diri dengan lebih percaya diri. Para karyawan BRIN yang pintar-pintar tidak menganggap saya bodoh,” katanya.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati menilai gelar-gelar tersebut mendukungnya dalam menjalankan peran strategis mengarahkan riset nasional. Gelar kehormatan menurutnya bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas kontribusinya bagi bangsa.

Dia juga menegaskan, riset dan inovasi harus berpijak pada semangat nasionalisme serta kedaulatan bangsa.

Berita Lainnya:
Viral Dokter Sebut Betis 'Jantung Kedua', Ini Penjelasan Medisnya

“Anak muda harus ingat bahwa negeri ini milik kalian. Gunakan ilmu dan kemampuan kalian untuk menjaga Indonesia agar tetap merdeka, berdaulat, dan abadi,” ujar Megawati.

Megawati menekankan pentingnya generasi muda berpikir futuristik, visioner, dan tetap berlandaskan sejarah perjuangan bangsa. Dia juga menyoroti peran perempuan dalam pembangunan dan kebijakan publik, seraya mengajak agar kiprah mereka terus diperkuat dalam dunia riset.

“Perempuan Indonesia punya kontribusi besar sejak masa perjuangan. Sekarang giliran anak muda untuk melanjutkan itu,” katanya

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website