BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Marwan menerima kunjungan delegasi University of the Nations (UofN) Jeju, Korea Selatan. Pertemuan yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama akademik dan budaya antara kedua universitas ini berlangsung di Ruang Mini Rektor USK, Banda Aceh, 5 November 2025.
Rektor menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaan atas kedatangan para tamu dari Korea Selatan ini.
Advertisements
<p>“Kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kembali hubungan akademik dan budaya yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade, sejak kerja sama pasca bencana tsunami tahun 2004,” ujar Prof. Marwan.</p> <p>Advertisements</p> <p>Rektor juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diterima delegasi USK saat melakukan kunjungan balasan ke Jeju pada bulan Mei lalu. Kedua pihak berharap hubungan baik ini dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan akademik, penelitian, dan kebudayaan. Rektor mengungkapkan dirinya bangga atas keberhasilan King Sejong Institute (KSI) USK yang terus berkembang dan berkontribusi dalam mempererat hubungan antara Aceh dan Korea.
Advertisements
“Tahun ini, KSI juga mendukung pelaksanaan Sejong Culture Academy 2025 K-Beauty dengan menghadirkan pakar budaya ternama, Mr. Kang Jung Chang. Ini merupakan inisiatif positif dalam memperkenalkan budaya Korea di Aceh,” tambah Rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Marwan juga menyampaikan apresiasi kepada Ms. Ester Lee, staf UofN yang telah mengabdi selama sepuluh tahun dalam pengelolaan KSI USK, serta kepada Prof. Sung Kyu Kim atas perannya sebagai jembatan persahabatan antara USK dan UofN.
Delegasi UofN dipimpin oleh Prof. Sok Gon Park, Ed.M., selaku Chairman of University of the Nations Jeju, di dampingi oleh Dr. Steve Dong Wook Kang (Head of Planning Department) dan Prof. Sung Kyu Kim (Coordinator & Board of Trustees).
Dalam sambutannya, Prof. Sok Gon Park menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat dari keluarga besar Universitas Syiah Kuala. Dirinya turut merasa terhormat karena dapat berkunjung kembali ke USK. Menurutnya, USK memiliki peran penting dalam membangun hubungan persahabatan antara Aceh dan Jeju.
“Kami melihat semangat kolaborasi yang luar biasa di sini, dan berharap kerja sama ini akan terus berkembang di masa mendatang,” ujar Prof. Park.
Ia juga menegaskan komitmen UofN untuk terus mendukung kegiatan pendidikan dan kebudayaan yang telah berjalan melalui King Sejong Institute (KSI) di USK.
Dalam pertemuan tersebut, kedua universitas menyepakati beberapa langkah lanjutan untuk memperdalam kolaborasi, antara lain, Pembukaan kelas intensif bahasa Korea bagi mahasiswa FMIPA USK yang akan diikuti oleh 20 peserta, dan akan diperluas ke fakultas lainnya.
Kerja sama pengajaran di bidang seni, di mana dosen dari Korea akan mengajar di Jurusan Sendratasik FKIP USK setiap hari Senin. Penguatan Program Studi Arsitektur melalui kelanjutan keterlibatan dosen Korea dalam kegiatan akademik di prodi tersebut dan rencana pengembangan sistem perkuliahan berbasis modul, dengan mengadopsi pengalaman UofN yang telah menerapkan metode pembelajaran terintegrasi dengan industri.
Dari pihak USK, turut hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Bisnis, dan Kerja Sama, Prof. Taufiq Saidi, Kepala Office of International Affairs (OIA), Dr. Muzailin Affan, Dekan FMIPA, serta para Wakil Dekan Bidang Akademik dari Fakultas Teknik dan FKIP. []































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler