ACEH
ACEH

Pemerintah Aceh Salurkan 28 Ton Ikan Beku untuk Korban Banjir Pidie Jaya

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh kembali menunjukkan respons cepatnya terhadap kondisi darurat banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya.

Sebanyak 28 ton ikan bekirimkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak, terutama mereka yang persediaan makanannya habis terendam air.

Proses penyaluran dipimpin langsung oleh Sub Koordinator P2HP DKP Aceh, Fitriani S.Pi., M.Si, mewakili Plt Kadis DKP Aceh, Kariamansyah S.Hut., MP. Fitriani memastikan seluruh bantuan diterima tim DKP Pidie Jaya dan langsung didistribusikan hingga ke gampong-gampong terdampak.

Berita Lainnya:
Dukung Pemerintah Aceh, Program SKALA Siapkan Strategi Pemulihan Pascabencana

“Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat. Ikan beku dipilih karena tahan lama dan mudah diolah oleh warga maupun di posko pengungsian,” ujar Fitriani.

Selama masa tanggap darurat, setiap kecamatan mendapatkan jatah sekitar 3,3–3,4 ton. Bantuan ini disalurkan merata kepada warga di delapan kecamatan, yaitu: Bandar Baru  (3.400 kg), Bandar Dua (3.400 kg), Jangka Buya (3.317 kg), Meurah Dua (3.400 kg), Meureudu  (3.003 kg), Panteraja (3.425 kg), Trienggadeng (3.352 kg), dan Ulim (3.425 kg).

Berita Lainnya:
Pemerintah Aceh Kucurkan Rp5,9 Miliar BTT untuk Operasional Relawan Bencana

Penyaluran di lapangan turut didampingi Sekretaris DKP Pidie Jaya, Zulkarnaini, S.Pi, yang menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan camat dan perangkat gampong untuk memastikan distribusi tepat sasaran, terutama ke wilayah yang paling parah terdampak banjir.

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk mengirimkan bantuan lanjutan apabila kondisi darurat masih berlangsung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi selama bencana melanda. []

image_print

Reaksi

Berita Lainnya