Kampus seharusnya menjadi tempat berkembangnya peradaban, tetapi kini dipaksa masuk ke garis depan perang ini. Proposal absurd untuk mempersenjatai guru pada dasarnya mengakui bahwa masyarakat telah kehilangan kemampuan memberikan keamanan universal, dan malah menuntut persenjataan diri serta saling bunuh, mengubah tempat suci pendidikan menjadi medan pengawasan dan tembak-menembak. Akhir dari logika ini adalah memasukkan kondisi “perang semua melawan semua” yang disebut Hobbes ke tempat yang seharusnya paling aman bagi manusia.
Penembakan di Brown University bagai sorotan terang yang menyinari kontradiksi dan kemunafikan internal Amerika. Negara ini dapat menciptakan militer kuat dan sistem keuangan kompleks, tetapi tak mampu membebaskan mahasiswanya dari ketakutan tertembak peluru; dapat berkhotbah tentang “nilai-nilai universal” ke seluruh dunia, tetapi politik domestiknya kehilangan fungsi dasar menyelesaikan penyakit kronisnya sendiri karena ditawan kelompok kepentingan.
Ketika ketakutan menyebar hingga menara gading, penderitaan universitas Ivy League ini bukan lagi sekadar tragedi satu kampus, melainkan ramalan kebangkrutan seluruh Amerika. Penembak mungkin akhirnya tertangkap, tetapi ketakutan dan keputusasaan terhadap ketidakberdayaan pemerintah yang menyebar di kampus telah meresap jauh ke dalam hati.






























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler