KOMUNITAS

A Home Team Ibu Profesional Gelar Psikososial Recovery bagi Anak dan Ibu Penyintas Banjir di Pidie Jaya

PIDIE JAYA – A Home Team Ibu Profesional kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemulihan pascabencana dengan menggelar kegiatan Psikososial Recovery bagi anak-anak dan ibu-ibu terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu 27 Desember 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua dan Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu. Setiap lokasi menargetkan 50 anak dan 50 ibu sebagai peserta. Namun, antusiasme masyarakat yang begitu tinggi membuat jumlah kehadiran melampaui kuota yang direncanakan.

A Home Team Ibu Profesional Pusat menghadirkan dua fasilitator utama, Mbak Ratna Palupi dan Mbak Yani, yang didampingi oleh Ibu Profesional (IP) Aceh di bawah koordinasi Sekretaris Regional IP Aceh, Mirzayanti, bersama pengurus dan member IP Aceh, di antaranya Mulia Elida, Dini Puspita Sari Syam, dan Melly Salmia.

Berita Lainnya:
Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Rangkaian kegiatan meliputi sesi psikososial recovery berbasis permainan serta penyaluran paket bantuan untuk anak-anak dan para ibu penyintas banjir di kedua gampong tersebut.

Mengusung konsep Mini Board Gameland, para relawan dan fasilitator tampil dengan kostum lebah yang langsung menarik perhatian anak-anak. Suasana ceria pun tercipta saat anak-anak bermain, menari, dan berinteraksi dengan penuh tawa, tanpa beban trauma.

Di lokasi pertama, kegiatan diikuti sekitar 70 anak dan lebih dari 70 ibu, yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir acara.

“Bermain terbukti membantu anak mengekspresikan emosi, menurunkan kecemasan, dan mempercepat pemulihan trauma. Interaksi positif serta rasa aman menjadi kunci awal penyembuhan psikologis,” ujar Mbak Ratna Palupi, didampingi Mbak Yani, Senin (29/12/2025).

Kegiatan kemudian berlanjut ke lokasi kedua di Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu. Dengan kemasan acara serupa, suasana di lokasi ini terasa lebih dinamis. Para ibu tampak lebih ekspresif, terutama saat menuliskan harapan mereka di Pohon Harapan menggunakan sticky note. Harapan sederhana namun sarat makna, tentang rumah yang kembali layak huni, anak-anak dapat bersekolah, trauma yang pulih, hingga Aceh yang kembali bangkit, membuat para fasilitator terharu.

Berita Lainnya:
Launching Tempat Wudhuk Tahap I Masjid Babul Maghfirah Gampong Tanjong Seulamat Resmi Digunakan

Salah seorang ibu penyintas mengungkapkan kecemasan yang masih dirasakan hingga kini.

“Setiap hujan deras, kami masih takut. Di satu sisi ingin hujan turun agar rumah bisa dibersihkan, tapi di sisi lain khawatir banjir datang lagi,” Ujar warga kemudian dibacakan bersama dan diaminkan, menjadi doa kolektif yang menguatkan.

Keuchik Gampong Geunteng, Usman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan di posko-posko pengungsian.

image_print
author avatar
Hamdani Researcher
Executive Writer di Harian Aceh Indonesia | Researcher
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu
A

Novita Sari Yahya

17 Feb 2026

Percakapan Sunyi di Ambang Kekuasaan

Reaksi

Berita Lainnya