UPDATE

OPINI
OPINI

Pembeda Dua Wajah

Lalu penampakan bibir. Ah, bibir. Di sinilah banyak orang tertipu oleh senyum. Padahal, dalam membaca wajah, senyum itu seperti filter Instagram yang menipu, tapi disukai. Yang harus dilihat adalah bibir saat netral, saat ia tidak sedang berusaha menyenangkan siapa pun.

Bibir foto yang satu lurus dan tipis. Bibirnya foto yang lain lebih penuh dan melengkung. Sudut mulutnya pun berbeda. Ini bukan efek umur. Ini efek struktur bawaan. Usia boleh membuat bibir mengendur, tapi tidak mengubah arsitektur dasarnya, kecuali seseorang hidupnya terlalu sering tersenyum palsu atau bohong melulu.

Namun yang paling jujur dari semua yang ada di kepala adalah telinga. Telinga itu boleh dibilang saksi bisu. Jarang ikut drama, tidak pernah ikut filter, dan nyaris tidak peduli usia. Orang bisa memalsukan rambut, mengatur cahaya, mengencangkan kulit, tapi telinga tetap setia pada bentuk aslinya. Dalam banyak kajian forensik, telinga bahkan lebih dipercaya daripada mata. Mata bisa berbohong. Telinga tidak punya kepentingan.

Berita Lainnya:
Data dan Nyawa di Jaminan Kesehatan

Di ilmu identifikasi wajah, telinga justru sering dijadikan hakim terakhir ketika bagian wajah lain diperdebatkan. Alasannya sederhana bahwa telinga hampir tidak berubah oleh usia, tidak ikut senyum, tidak ikut marah, tidak terpengaruh pencahayaan, dan jarang disentuh oleh industri kosmetik. Orang bisa mengubah rambut, alis, kulit, bahkan hidung, tapi jarang sekali ada yang mengurus telinga kecuali untuk tindik atau anting.

Ya, kalau difokuskan khusus ke telinga, perbedaannya justru makin telanjang, bahkan lebih “jujur” dibanding hidung atau bibir. Saya tulis agak detil, karena telinga adalah bagian wajah yang paling sulit “dipalsukan oleh waktu”, tapi justru sering diabaikan dalam perdebatan publik. Kita bedah pelan-pelan, tapi presisi.

Berita Lainnya:
Etnis Minang Paling Tidak Puas Kinerja Prabowo Tapi Jauh Lebih Baik di Era Jokowi

Pertama, ujung telinga (apex). Ini yang paling mudah terlihat. Wajah kiri dimana ujung telinga tampak lebih runcing dan naik, seperti segitiga kecil yang tegas. Arah ujungnya cenderung menyudut ke atas. Wajah kanan dimana ujung telinga lebih tumpul dan membulat, arahnya jatuh ke samping–bawah, tidak membentuk sudut tajam.

Ujung telinga (apex auricula) adalah bagian yang sangat jarang berubah oleh usia. Penuaan bisa membuat telinga tampak sedikit lebih panjang, tetapi tidak mengubah karakter ujungnya dari runcing jadi tumpul atau sebaliknya. Perbedaan ini kuat dan struktural.

Kedua, daun telinga (auricle/pinna) secara keseluruhan. Bukan cuma ujungnya, watak daunnya juga beda. Wajah kiri dimana daun telinga tampak lebih ramping dan “ketarik ke belakang”, mengikuti garis kepala. Kesan visualnya ringan.

image_print
1 2 3 4 5
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

22 Feb 2026

Dari Data ke Empati
A

Redaksi

22 Feb 2026

Atas Nama Bencana
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan

Reaksi

Berita Lainnya