UPDATE

OPINI
OPINI

Pembeda Dua Wajah

Wajah kanan dimana daun telinga lebih lebar dan terbuka, dengan volume yang terasa lebih “berisi”. Ini bukan efek kamera, karena proporsinya terhadap rahang dan pipi juga berbeda. Pada foto kanan, telinga tampak lebih dominan dibanding struktur wajah sekitarnya.

Ketiga, heliks telinga nyata berbeda. Wajah kiri dimana heliks tampak lebih tipis, tajam, dan menekuk ke dalam. Lengkungnya sempit dan rapat. Wajah kanan dimana heliks lebih tebal, landai, dan terbuka, dengan lengkung yang lebih lebar dan halus.

Mari saya jelaskan, heliks itu apa? Ini penting, karena sering disebut tapi jarang dipahami. Heliks (helix) adalah tepi luar telinga yang melengkung, mulai dari atas, memutar ke belakang, lalu turun ke bawah. Ibarat pagar, heliks adalah bingkai utama telinga.

Ini bukan detail remeh. Ini detail yang dalam praktik forensik justru sering dipakai untuk membatalkan dugaan kesamaan, bukan menguatkannya. Telinga tidak mengenal kompromi narasi. Ia tidak peduli jabatan, tidak tahu kepentingan, dan tidak bisa dipaksa ikut cerita.

Berita Lainnya:
Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Dalam kajian identifikasi wajah, bentuk heliks dianggap salah satu ciri paling stabil seumur hidup. Ia hampir tidak terpengaruh ekspresi, emosi, pencahayaan, atau kosmetik.

Keempat, perlekatan telinga ke kepala. Ini detail kecil tapi menentukan. Wajah kiri dimana telinga tampak lebih menempel ke sisi kepala. Wajah kanan dimana telinga lebih menonjol keluar, ada jarak yang jelas antara daun telinga dan kepala. Perbedaan ini bukan soal sudut foto semata, karena arah wajah dan kamera relatif sebanding.

Jika kita rangkum, kita bisa bikin kesimpulan anatomi telinga (tanpa drama). Ujung telinga: runcing vs tumpul; daun telinga: ramping vs lebar; heliks: tajam–rapat vs tebal–landai; perlekatan: menempel vs terbuka. Maka secara ilmu anatomi wajah, telinga kedua wajah ini menunjukkan pola individu yang berbeda, bukan variasi usia dari orang yang sama.

Berita Lainnya:
Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

-000-

Maka ketika telinga, bagian wajah yang paling jujur dan paling bandel terhadap manipulasi, sudah “angkat tangan” dan berkata, “kami bukan satu orang”, pertanyaannya seharusnya sederhana dan lurus: mengapa justru sistem memilih menutup telinga, secara harfiah dan metaforis, lalu mempersoalkan mereka yang masih mau melihat dengan jujur?

Pertanyaan berikutnya lebih serius, dan di sinilah logika mulai jungkir balik adalah, mengapa aparat dan sebagian kalangan justru tampak kesulitan menyatakan apakah dua foto itu orang yang sama atau bukan, tetapi pada saat yang sama merasa cukup yakin untuk memperkarakan warga yang menyatakan sebaliknya?

image_print
1 2 3 4 5
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

22 Feb 2026

Dari Data ke Empati
A

Redaksi

22 Feb 2026

Atas Nama Bencana
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan

Reaksi

Berita Lainnya