UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Viral Puskesmas di Kolaka Utara Sultra Jadi Tempat Dugem, Pesta Miras Rayakan Tahun Baru

BANDA ACEH  – Sebuah video memperlihatkan acara perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan pesta minuman keras dan dugem viral di media sosial. Lokasinya berlangsung di areal halaman Puskesmas Latowu, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam video yang beredar luas, terlihat beberapa botol miras diletakkan di atas meja depan bangunan Puskesmas Latowu. Sejumlah perempuan tampak berjoget mengikuti alunan musik DJ, sementara beberapa pria dan anak-anak ikut berkumpul menikmati suasana perayaan tahun baru.

Rekaman video viral ini juga memperlihatkan peralatan sound system yang dipasang tepat di sisi pintu masuk bangunan puskesmas. Bahkan, sejumlah perempuan terlihat mengenakan pakaian yang dinilai kurang pantas untuk area fasilitas kesehatan bak tempat dugem tersebut.

Selain pesta miras dan dugem, acara perayaan tahun baru tersebut juga dimeriahkan dengan kembang api.

Berita Lainnya:
Gus Yahya Tegaskan Masih Ketua Umum PBNU yang Sah, Sebut Penunjukan Pj Ketum Ilegal

Menanggapi viral pesta miras di Puskesmas Latowu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Utara memberikan klarifikasinya. Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara, Irham menegaskan bahwa lokasi kejadian bukanlah fasilitas pelayanan kesehatan yang sedang beroperasi.

“Perlu kami luruskan bahwa bangunan tersebut belum digunakan untuk pelayanan kesehatan. Aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat Desa Latowu, Kecamatan Batu Putih, saat ini masih berjalan di puskesmas sementara,” ujar Irham dikutip dari laman Pemkab Kolut, Sabtu (3/1/2026).

Dia menjelaskan, bangunan Puskesmas Latowu tersebut masih dalam tahap pembangunan dan belum difungsikan sebagai puskesmas, termasuk belum berstatus puskesmas rawat inap. Lokasinya pun berada hampir berseberangan jalan dengan puskesmas sementara yang saat ini aktif melayani masyarakat.

Kondisi tersebut, lanjut Irham, berpotensi menimbulkan persepsi keliru di masyarakat, seolah-olah kejadian tersebut berlangsung di fasilitas kesehatan yang sedang beroperasi.

Berita Lainnya:
HRS Sebut Ada Oknum Takut Jika Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional, Ini Penyebabnya

Meski demikian, Dinas Kesehatan Kolaka Utara menegaskan bahwa kejadian tersebut tetap tidak dibenarkan, meskipun terjadi di area bangunan yang belum difungsikan.

“Kami akan turun langsung Jumat (2/1/2026), untuk mengecek lokasi dan meminta keterangan dari Kepala Puskesmas serta pihak pelaksana pembangunan. Kejadian tersebut terjadi tanpa sepengetahuan Dinas Kesehatan,” katanya.

Irham memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh kejadian tersebut. Dia menambahkan, pesta miras di Puskesmas Latowu menjadi perhatian serius pihaknya.

“Kejadian ini menjadi perhatian kami. Dinas Kesehatan berkomitmen menjaga marwah fasilitas kesehatan serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya

image_print
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website